Apa dan Bagaimana Affiliate Marketing?

Affiliate marketing atau pemasaran dengan menggunakan affiliasi, mungkin sudah ratusan kali didengar dan dilihat, baik artikel maupun promosinya oleh para pengguna internet. Namun apabila digeneralisir, sebagian besar pengguna internet belum memahami benar konsep affiliate marketing.

Di bawah ini akan dibahas secara singkat dan padat, apa dan bagaimana affiliate marketing, dengan harapan, dalam waktu tidak lebih dari lima belas menit, pembaca dapat mengerti konsep dasar affiliate marketing.

1. Apa itu affiliate marketing?

Perhatikan ilustrasi sederhana berikut:

• Umpamakan anda adalah seorang pengrajin sepatu di Kota Bandung

• Teman anda membuka usaha toko kelontong di kota Jakarta

• Di toko kelontong teman anda disediakan brosur produk sepatu hasil karya anda, dan brosur tersebut boleh diambil oleh para pengunjung toko kelontong

• Pengunjung yang tertarik dengan brosur tersebut mengontak anda untuk membeli sepatu hasil karya anda tersebut

• Dari hasil transaksi tersebut didapat keuntungan. Sebagai bentuk terima kasih, anda memberikan sebagian keuntungan kepada teman anda.

Seperti itulah affiliate marketing. Anda sebagai pemilik produk, dan teman anda yang mengarahkan konsumen untuk membeli, sebagai mitra affiliate marketing.

Tiga komponen utama affiliate marketing adalah:

• Pemilik produk atau pemegang merek

• Mitra affiliate marketing

• Dan konsumen

Apabila dalam konsep online affiliate marketing, ketiga komponen di atas mempunyai korelasi sebagai berikut:

• Calon konsumen mengunjungi website mitra affiliate marketing

• Mitra affiliate marketing mengarahkan konsumen agar membeli produk atau layanan pada website pemilik produk atau pemegang merek

• Pemilik produk atau pemegang merek memberikan kompensasi kepada mitra affiliate marketing, dari setiap konsumen yang diarahkan oleh mitra affiliate marketing tersebut.

Jadi dalam konteks bisnis online, dapat disimpulkan, bahwa affiliate marketing merupakan suatu format pemasaran berbasis internet, dengan mengandalkan satu atau lebih mitra affiliates, yang diberikan kompensasi oleh penjual produk, dari setiap konsumen yang diarahkannya untuk membeli produk tersebut. Mudah dimengerti bukan?

2. Bagaimana menjalankan affiliate marketing

Setelah memahami apa yang dimaksud affiliate marketing, sekarang bagaimana cara menjalankan affiliate marketing.

Yang pertama harus dilakukan untuk menjalankan affiliate marketing adalah membuat skema kemitraan. Skema kemitraan affiliate marketing harus sudah disepakati sebelumnya, terutama masalah sharing pendapatan. Kemudian cari mitra affiliate marketing sebanyak-banyaknya, yang setuju dengan skema kemitraan yang telah disusun tersebut.

Ada beberapa skema kemitraan mengenai pembagian komisi affiliate marketing, yaitu:

• PPS (pay per sale), dimana komisi yang dibayarkan kepada mitra affiliate marketing, didasarkan pada prosentase nilai penjualan

• PPA (pay per action), dimana komisi yang dibayarkan kepada mitra affiliate marketing, ditentukan sejumlah tetap per transaksi yang dilakukan konsumen

• PPC (pay per click), dimana komisi yang dibayarkan kepada mitra affiliate marketing, dihitung dari jumlah klik iklan yang ditayangkan pada website mitra, yang dilakukan konsumen. Setiap klik iklan akan secara otomatis mengarahkan konsumen ke website pemilik produk

Bagaimana, semakin jelas ya?

Apabila belum, simak tambahan ilustrasi singkat berikut, yang secara spesifik dimaksudkan untuk affiliate marketing berbasis internet.

Umpamakan, anda memiliki website yang menjual sebuah produk. Anda ingin meningkatkan jumlah transaksi penjualan pada website tersebut, namun anda tidak puas dengan jumlah pengunjung website anda saat ini. Sebagai cara alternatif untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan berpotensi meningkatkan jumlah pembeli, anda mencari website mitra yang disebut mitra affiliate marketing, untuk menampilkan iklan website atau produk anda. Anda diwajibkan memberi komisi kepada mitra affiliate marketing.

Skema komisi dapat berupa PPS, PPA, maupun PPC, dari setiap konsumen yang direferensikan mitra affiliate marketing tersebut.

Contoh konkret, saya pun membuka affiliasi program untuk situs-situs saya, salah satunya di www.GmSusantoTutorial.com sebesar 50%.

Komisi yang saya berikan ini berbasis pay per sale.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

PPC Niche Market

Tips Meraup Hasil PPC dari Niche Market

By. Gm.Susanto


Niche market merupakan suatu istilah dalam dunia marketing, dan sekarang sedang banyak dicari dalam dunia internet marketing. Terutama bisnis internet marketing yang berbasis PPC (pay per click), seperti adsense misalnya.

Niche market apabila diterjemahkan secara sederhana, adalah bagian-bagian atau segmen-segmen tertentu dari keseluruhan pangsa pasar yang memiliki karakteristik, selera dan ketertarikan pada produk atau layanan tertentu, yang dapat memenuhi kebutuhannya, sesuai minat dan standar tertentu.

Niche market memiliki ruang lingkup yang terbatas, dan cenderung memiliki eksklusifitas. Apabila niche market diumpamakan sebagai stasiun televisi, maka niche market seperti sebuah stasiun televisi olah raga, berita, film, dll, yang mengkhususkan semua programnya pada jenis acara yang spesifik saja.

Para pebisnis PPC, seperti adsense misalnya, saat ini sering mengalami putus asa. Dikarenakan iklan adsense yang ditempel dalam websitenya, memiliki statistik klik yang banyak namun menghasilkan pendapatan yang tidak memadai. Dan niche market merupakan solusi yang menarik bagi mereka untuk meningkatkan penghasilannya.

Bayangkan saja, seorang pebisnis adsense, mendapati bahwa iklan yang ditayangkannya diklik pengunjung sebanyak 100 kali dalam satu bulan. Setelah dihitung, dengan asumsi komisi $0,01 per klik, maka penghasilannya hanya $1 dalam sebulan penuh.

Sangat tidak memadai bukan? Lain halnya apabila yang ditayangkan dalam websitenya tersebut merupakan iklan niche market.

Sebagai referensi, pengiklan untuk niche market ada yang berani memberikan komisi sebesar $50 per klik. Wow!!! Bayangkan, dua kali klik saja per bulan, sudah cukup memuaskan apabila website yang dibuat, hanya ditujukan sebagai usaha sampingan.

Tapi harus diingat, agar dapat berhasil meraup keuntungan besar dari bisnis PPC niche market , hendaknya memiliki manajemen konten yang baik. Sebab seperti yang dijelaskan di atas, niche market memiliki segmen terbatas, dengan selera dan standar eksklusif.

Oleh karena itu, apabila konten website berisi artikel usang yang tidak sesuai dengan bobot yang diharapkan segmen tersebut, jangan berharap untuk mendapatkan pengunjung, yang ujung-ujungnya, jangan berharap pula ada yang pernah mengklik iklan niche market tersebut, walaupun ditayangkan di website kita selama puluhan tahun.

Yang wajib untuk diperhatikan dan menjadi faktor dominant dalam membangun bisnis PPC niche market, adalah memilih segmen niche market itu sendiri. Usahakan memilih niche yang tidak terlalu asing dengan bidang yang kita kuasai.

Tujuannya adalah agar kita memiliki modal dasar untuk menelurkan konten website yang berkualitas, dengan ulasan yang mendalam. Konten yang baik akan meningkatkan jumlah pengunjung secara signifikan.

Semua bisnis dengan skema PPC, termasuk niche market, memiliki tuntutan dalam hal statistik trafik website. Sebagus apapun skema PPC, niche market ataupun bukan, tanpa manajemen trafik yang baik, akan sulit mendatangkan hasil.

Dengan pemahaman dari beberapa pengetahuan dasar di atas, dapat diaplikasikan bahwa semua bisnis internet termasuk PPC niche market, sangat bergantung kepada tidak hanya kuantitas pengunjung, namun juga perlu dipantau terus mengenai kualitasnya.

Satu-satunya cara yang harus ditempuh, untuk “memelihara” jumlah pengunjung adalah dengan menyajikan konten yang menarik dan up-to-date, serta mengkhususkan semua konten, relevan dengan iklan niche market yang ditayangkan (website niche).

Relevansi konten website niche, dengan iklan niche market yang ditayangkan, merupakan modal utama SEO yang baik. Karena teknik SEO apapun yang digunakan, pasti mensyaratkan kesempurnaan dalam kualitas konten terlebih dahulu. Apalagi yang menjadi calon pengunjung merupakan segmen niche market, yang sudah barang tentu memiliki selera kesempurnaan eksklusif.

Selain itu perlu diingat juga bahwa niche market merupakan golongan yang loyal terhadap niche nya.

Jadi sekali saja mereka merasa dipuaskan kebutuhannya dengan konten website, mereka dapat menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap website niche tersebut. Dan pastinya akan meningkatkan jumlah klik pada iklan niche market yang ditayangkan. Bukankah itu yang diharapkan semua pebisnis PPC?

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)
 Page 3 of 69 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »