6 Tips Sukses Menemukan Niche Market Di Internet

“Pak Gm Susanto, katanya kalau mau jualan di internet harus bisa menemukan niche market?”

Btw, apa sih niche market itu?”

niche-market

Saya jelaskan begini, secara sederhana yang dinamakan niche market adalah “sekelompok orang yang secara online mencari solusi untuk masalah tertentu yang mereka hadapi, tetapi mereka tidak menemukan solusi yang berguna di pencarian mereka.”

Dengan begitu, jika Anda masuk di sana, dan menawarkan solusi yang benar, maka disanalah sumber uang Anda.

Melakukan riset pasar dengan mencari niche market adalah dasar dari sukses bisnis Internet.

Jika Anda memiliki dasar bisnis di niche market dengan kuat, maka bisnis online Anda akan berkembang dengan pesat.

Namun jika tidak maka tidak ada jaminan bisnis Anda akan pernah menghasilkan dollar bagi Anda.

Jadi, bagaimana Anda bisa menemukan niche market itu secara online?

Mudah saja yaitu Anda harus tahu alat yang tepat untuk digunakan. Saya akan memberitahukan tentang salah satu alatnya di tulisan ini.

Tetapi, pertama, ada beberapa pekerjaan yang harus Anda lakukan. Anda perlu memilih beberapa topik untuk meneliti niche market Anda.

Topik ini harus didasarkan pada kemampuan Anda sendiri, minat, hobi, keahlian dan ide Anda atau orang lain.

Cobalah berpikir tentang hal-hal yang telah Anda pelajari dalam pekerjaan Anda, atau pada hidup Anda- atau sesuatu yang Anda benar-benar ingin belajar tetapi belum sempat dipelajari.

Buat Brainstorming – tulis apapun yang ada di pikiran Anda!

Sekarang Anda sudah siap untuk menggunakan google keyword tool

Wordtracker adalah alat yang bisa menunjukkan kepada Anda mengenai frase kata ketika orang mengetik ke dalam mesin pencari ketika mereka sedang mencoba untuk mencari sesuatu secara online.

Mengapa ini penting?

Karena dengan Anda mengetahui apa yang mereka cari, Anda dapat menemukan apa yang menjadi permasalahan mereka, sehingga Anda dapat menemukan solusi untuk mereka – dan menawarkan untuk dijual!

Anda juga akan mempelajari bagaimana besarnya permintaan untuk mencari solusi atas masalah yang … dan berapa banyak kompetisi ada.

Berapa website penjualan yang sudah menawarkan solusi untuk masalah mereka?

Bagaimana cara memberikan solusi yang baik?

Apakah itu benar-benar memenuhi kebutuhan orang-orang yang membelinya?

Contoh:

Katakanlah Anda ingin membuat usaha berdasarkan minat Anda dalam penyembuhan obat tradisional Cina …

Anda dapat menggunakan Wordtracker untuk penelitian kata kunci seperti “Chinese medicine” – kemudian kita akan hasil pencariannya, apakah ada niche market atau tidak.

Jika Anda menemukan frase yang “menyatakan permasalahan,” berarti Anda sedang mendapatkan pasar yang bagus untuk dikerjakan.

Misalnya Anda menjumpai kalimat “how do I cure a migraine without drugs“—ini adalah sebuah pernyataan masalah.

Jika banyak orang yang mencari informasi yang terkait dengan topik tersebut, maka Anda sudah dapat memiliki dasar untuk sukses di bisnis internet karena disanalah Anda temukan pasar ceruk/niche market yang spesifik itu.

Tapi ingat, Anda juga harus memeriksa tingkat persaingan, dan produk informasi apa saja ditawarkan oleh saingan Anda. Dan Anda bisa mengamati pesaing situs Anda

Anda perlu mempelajari tentang niche market dan memikirkan bagaimana mencari pelanggan untuk membeli apa yang Anda tawarkan.

Menghasilkan uang dari Internet dapat dilakukan jika Anda memilih niche market yang menguntungkan, membuat situs dengan tema yang niche dan mendapatkan lalu lintas kunjungan ke situs penjualan Anda.

Sebelum Anda menjual apapun di Internet, Anda harus terlebih dahulu bertanya kepada diri Anda sendiri. Apakah Anda berminat dengan apa yang akan Anda jual tersebut? Apakah Anda menyukainya?

Karena bagaimana mungkin orang lain jatuh cinta pada produk Anda jika Anda sendiri pun tidak tahu apa yang Anda jual?

Karena itu ada 3 tips untuk memilih niche market yang tepat:

1. Pastikan ada permintaan pasarnya.
Persempit topik yang ingin Anda cari, karena Anda akan bisa memberikan apa yang orang cari berdasarkan informasi yang spesifik.

Dengan Anda bisa memilih satu topik yang Anda tahu dan spesifik, namun ada permintaan pasar membuat Anda menjadi ahli nantinya.

Contoh tema-tema seperti flower, soccer, masih terlalu luas, Anda bisa persempit lagi, syukur-syukur Anda bisa temukan frase yang “menyatakan permasalahan,”

2. Ada juga Persaingan yang seimbang
Adalah penting untuk melakukan riset terhadap persaingan/kompetitor. Terlalu banyak persaingan dapat menunjukkan kejenuhan.

Tapi kalau terlalu sedikit menunjukkan kurangnya minat atau pasarnya jelek.

Bagi saya penting untuk kita bisa menemukan keseimbangan antara keduanya.

Jadi penting untuk melihat apa saja produk yang ditawarkan pesaing Anda sehingga anda dapat membuat produk atau layanan yang lebih baik daripada pesaing Anda.

Atau bahkan Anda bisa mengkhususkan diri pada tema tertentu yang tidak dijual oleh pesaing Anda

Anda juga dapat menggunakan toko buku, lihat DVD, untuk mencari informasi lebih lanjut tentang niche market yang ingin Anda riset.

3. Pastikan Anda dapat dengan cepat membangun konten di situs Anda untuk niche market yang Anda “bidik”

Strategi lain yang diperlukan untuk menghasikan uang dari niche market yang Anda temukan adalah membangun sebuah halaman website, menarik trafik kunjungan ke halaman website Anda, menulis surat penjualan yang baik, membangun database pelanggan (gunakan opt-in), menjual lebih banyak produk niche untuk mereka dan membuka afiliasi program;

Apakah Anda bersedia untuk melakukan itu?

Jika Anda mengambil langkah yang tepat, maka Anda akan mendapatkan uang dari internet dengan terus menerus :)Definisi niche market adalah segmen pasar yang terfokus dan tertarget (spesifik tapi sangat menguntungkan).

Misalnya pasarnya tentang ‘baju’, maka niche marketnya bisa ‘baju batik pekalongan’.

Dengan memilih niche market  yang tepat maka pasar kita akan terfokus dan tertarget.

Bayangkan kalau kita sekedar memilih pasar ‘baju’.

Segmennya terlalu luas karena jenis pakaian banyak sekali sehingga kita sendiri kesulitan kalau harus menyediakan beragam pakaian yang kemungkinan dibutuhkan atau dicari orang.

Dengan membatasi jenis pakaian maka kita bisa memperkecil angka pengunjung yang tidak tertarget atau yang tidak membutuhkan produk kita.

Dengan demikian diharapkan yang datang ke situs kita adalah orang-orang yang memang benar-benar mencari atau membutuhkan produk yang kita tawarkan yang nantinya akan bisa menghasilkan penjualan yang lebih besar.

Untuk itu kita harus tahu bagaimana cara memilih niche market yang tepat.

Niche Market dapat didefinisikan secara sederhana sebagai pasar yang banyak dicari tapi sedikit persaingan.

Niche Market, diibaratkan sebagai pasar yang tersembunyi di dalam ceruk.

Di dunia bisnis online, kata kunci atau keyword bisa diibaratkan sebagai pasar. Kalau kita mencari “pasar” mana yang ramai?

Berarti “keyword” apa yang banyak dicari.

Nah sudah menjadi kosekuensi tersendiri, bila pasar/keyword yang ramai, berarti banyak saingan pula.

Bersaing dalam arti, ketika kita mencari keyword tersebut di search engine, jumlah hasil website yang muncul terlalu banyak.

Namun, bukan berarti tidak ada peluang. Tidak sedikit keyword yang banyak dicari, ternyata website yang tersedia sedikit atau mungkin tidak ada sama sekali.

Peluang keyword ini harus dicari, ibarat berlian yang tersembunyi. Peluang pasar inilah yang kemudian kita sebut sebagai niche market.

Dengan menjual produk/jasa secara online yang berdasarkan niche market ini, banyak keuntungan yang akan anda dapatkan.

Diantaranya adalah website anda akan mendapatkan visitor tertarget dari search engine.

Ibarat warung yang banyak pengunjung, hasil penjualan anda akan sangat banyak terbantu dengan membludaknya tingkat kunjungan ke website anda.

Karena letaknya yang tersembunyi ini, mencari niche narket bukan hal yang mudah. Tapi bukan berarti anda tidak bisa. Hanya butuh ketekunan, kesabaran dan waktu.

Setidaknya setelah Anda belajar tips mencari niche market berikut, anda akan terbiasa mencari niche mMarket sehingga pintar membaca pasar.

Langsung saja, inilah dia 2 langkah mudah mencari niche market

1. Risetlah keyword yang banyak dicari ketika orang menggunakan internet.

Pada tahap pertama ini, anda bisa gunakan google keyword planner.

Anda tinggal mengetikan kata kunci yang anda minati atau yang berhubungan dengan produk atau jasa milik Anda

Maka, voila!

Akan muncul 1-100 keyword yang banyak dicari.

Misalkan anda mengetik kata “golf tips”. Maka akan muncul 1 sampai 100 hasil keywords seperti yang berhubungan dengan kata kunci “golf tips” beserta jumlah pencariannya per bulan.

Usahakan pada langkah awal mencari niche market ini, pilih keyword yang jumlah pencariannya berkisar ratusan atau lebih, ribuan lebih bagus.

2. Ukur pesaing pasar. Setelah anda tahu keyword yang banyak dicari melalui freekeywords.wordtracker.com atau google keyword tool, lalu anda harus mencari tahu berapa banyak jumlah pesaing website yang berbicara tentang kata kunci

Misalkan anda pilih keyword “golf tips” kemudian ketikkan kata tersebut di search engine google dengan memberi tanda “golf tips”.

Kemudian lihatlah jumlah pesaing anda di sebelah kanan bagian atas halaman.

Biasanya hasilnya akan bertuliskan “About 3.670.000 result”.

tips melakukan riset niche market

Saran bagi Anda yang masih pemula dalam mencari topik yang sesuai dengan niche market adalah :

Carilah jumlah persaingan halaman situs di bawah 500.000, nah inilah dia niche market yang harus anda gali lebih dalam.

Logika sederhananya anda tinggal mencari keyword yang banyak dicari, namun website yang berisi keyword/kata kunci tersebut, tidaklah banyak.

Hanya saja seperti yang tadi disebutkan bahwa anda butuh kesabaran, ketekunan, dan waktu.

Langkah-langkah tadi anda harus lakukan berulang-ulang agar mendapatkan keyword yang tepat.

Setelah anda dapatkan niche market, anda tinggal buat artikel yang berisi keyword tersebut.

Misalkan keyword niche market-nya adalah golf tips, maka anda buat artikel berisi sekitar 3%-5% kata golf tips, tanpa dirubah sedikitpun kata-katanya dalam sebuah artikel menarik yang mudah dipahami oleh pembaca.

Dari sinilah Anda mulai mengerti pentingnya strategi penulisan artikel marketing.

Sederhana bukan? 🙂

Banyak pelaku bisnis yang melakukan kesalahan, karena tanpa melakukan riset awal dalam menentukan target pasar yang spesifik.

Fokus pada niche market (pasar ceruk) akan lebih menentukan dari pada melakukan bisnis di dalam pasar yang umum dengan banyak pesaing.

Dengan target pasar yang umum anda akan punya banyak pesaing, tapi tidak dengan niche market.

Anda akan punya banyak kesempatan untuk mendapatkan pasar yang tertarget dan terbaik.

Semakin anda tertarget, pasar anda semakin berharga karena anda dapat memberikan servis langsung kepada market/prospek yang unik/spesifik.

Fokus pada niche market (pasar ceruk) yang benar-benar anda kuasai dan kerjakan akan memberikan kemudahan kepada anda dalam mengelolanya.

Jangan terjebak pada niche market (pasar ceruk) yang popular, yang popular belum tentu menghasilkan banyak uang. Karena pertimbangkan mengenai persaingan, niche market yang populer akan semakin banyak pesaingnya.

Tapi bukan berarti niche market yang sepi pesaing bagus, yang terpenting sebelum menentukan niche market adalah lakukan riset pasar carilah apakah niche market yang akan Anda masuki tersebut cukup kompetitif atau tidak dengan cara melakukan analisa tingkat persaingan di google.

Saran saya jika Anda masih pemula hindari untuk menjual produk di market yang sudah banyak pesaingnya/sangat kompetitif terkecuali produk/jasa Anda memiliki banyak nilai tambah dari produk pesaing.

Lalu bagaimana caranya memilih niche market yang tepat?

Ada bebarapa poin yang perlu dipertimbangkan dalam memilih niche market :

1.    Mulai dari bidang/subject yang menjadi minat atau hobi kita.

Bidang yang kita sukai bisa memotivasi kita lebih baik daripada bidang yang tidak kita sukai. Kita akan melakukannya dengan semangat yang lebih tinggi karena kita suka dan ingin tahu lebih banyak.

2.    Pastikan ada permintaaan pasar yang tinggi dan jelas kemana harus menjualnya.

Untuk mengetahui hal ini lakukan riset pasar (market research) dan riset kata kunci (keyword research) dengan menggunakan alat pencari kata seperti google keyword tool

Bagian terpenting dari niche marketing adalah benar-benar memahami niche market dengan baik atau tahu banyak mengenai niche market  tersebut.

3.    Fokuskan pada satu niche market saja dulu.

Fokus pada banyak niche market pada waktu yang bersamaan tidak akan memberikan hasil yang maksimal karena fokus kita akan terbagi-bagi. Setelah selesai dengan satu niche market dan berhasil, baru beralih ke niche market yang lain.

4.    Lakukan riset untuk mengetahui para pesaing anda,

Lakukan riset dari website yang memasarkan niche market yang sama. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai saingan anda.

Usahakan membuat produk kita berbeda dengan produk yang ditawarkan para pesaing kita yang lain.

Berikan alasan yang bagus pada pengunjung situs kenapa mereka harus membeli produk tersebut dari kita, bukan dari yang lainnya.

5.    Lihat potensi keuntungannya.

Pastikan bahwa niche market yang sudah kita pilih benar-benar akan menguntungkan, bukan ‘tampak’ atau ‘terdengar’ menguntungkan. Cari informasi mengenai hal ini.

6.    Siapkan konten blog/website kita dengan informasi yang berguna atau lengkap mengenai niche market  tersebut.

Tunjukkan bahwa kita benar-benar mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan dan buktikan bahwa kita akan memberikan  atau menjual produk yang terbaik.

Lakukan update berkala sehingga membuat orang terus tertarik untuk terus mengunjungi situs kita yang nantinya diharapkan bisa meningkatkan angka penjualan.

Setelah mencoba langkah-langkah tersebut di atas, selanjutnya kita coba menjalankan strategi lain yang diperlukan antara lain

1. Menarik atau mendatangkan pengunjung yang terfokus dan tertarget ke situs kita (melalui iklan atau promosi yang lain)

2. Menulis surat penjualan (sales letter) yang bagus (lihat berbagai contoh surat penjualan yang bagus dan kembangkan sesuai kebutuhan)

3. Membangun/menyiapkan  database pelanggan (gunakan autoresponder)

4. Menjual lebih banyak di beberapa niche market dengan produk/jasa yang berbeda (lakukan duplikasi langkah yang sudah terbukti menghasilkan)

5. Menjalankan program afiliasi sehingga orang bisa ikut mempromosikan produk/jasa yang Anda jual secara online.

Anda tertarik mencoba? 🙂

Our Rating

7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *