Hindari 3 Kesalahan Dari Banyak Affiliate Marketer

kesalahan affiliate marketer

Banyak afiliate marketer pemula membuat kesalahan dari hasil ketidaktahuan mereka tentang fakta-fakta tentang bagaimana seluruh bisnis berjalan.

Proses afiliate marketing tidak sesederhana ketika Anda menjual produk affiliasi milik orang lain lalu dengan mudahnya mendapatkan komisi, tidak selalu seperti itu!

Anda harus mengerti bahwa affiliate marketing juga adalah bisnis, sehingga ada yang rencana-rencana taktis untuk Anda bisa sukses menjual produk affiliasi secara online.

Lalu apa saja 6 kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para affiliate marketer pemula ini?

1. Banyak affiliate marketer yang hanya mengisi isian website penjualan affiliasinya dengan menaruh berbagai macam banner promosi dan tidak memberikan informasi yang cukup tentang produk apa yang sebenarnya ingin ditonjolkan untuk dipromosikan.

Coba perhatikan banyak website hanya sekedar menaruh banner produk-produk affiliasi milik orang lain, dengan cara seperti itu jangan harap Anda mendapatkan komisi sebagai seorang affiliate marketer dalam jumlah besar!

Ini adalah sebuah kesalahan yang harus Anda ketahui!

Solusinya?

Sediakan konten yang baik terkait dengan produk affiliasi yang Anda pajang di situs Anda.

Hal ini penting bagi pembaca situs Anda untuk mengetahui dan memahami fitur produk affiliasi yang sedang Anda promosikan itu dan konten yang baik akan dapat membantu Anda untuk meningkatkan konversi terjadinya penjualan produk.

2.  Banyak juga affiliate marketer yang hanya mempromosikan 1 produk affiliasi, akibatnya, pelanggan tidak diberikan pilihan yang cukup untuk memilih mana yang terbaik.

Terkecuali produk tersebut sangat istimewa, saya tetap menyarankan Anda untuk bisa memberikan pilihan 2-3 produk affiliasi yang sejenis sehingga pengunjung bisa membandingkan sendiri dan memutuskan mana yang ingin dia beli.

Dengan cara ini, pembeli akan memiliki lebih banyak pilihan.

3.  Sebaliknya saya temukan banyak affiliate marketer pemula yang membuat kesalahan dengan mempromosikan produk affiliasi terlalu banyak dalam satu halaman website.

Akibatnya, pelanggan malah bingung  dan tidak jadi membuat pilihan.

Saran saya, lebih baik memberi mereka 2-3 produk affiliasi pembanding lalu memberikan salah satu rekomendasi produk affiliasi terbaik versi Anda dan selebihnya biarkan pelanggan Anda untuk memutuskan sendiri mana produk affiliasi yang akan dibelinya.

Dengan bergabung di banyak program affiliasi itu adalah cara yang bagus untuk memiliki beberapa sumber pendapatan. Namun, bergabung dengan beberapa program dan berusaha untuk mempromosikan produk mereka semua pada waktu yang sama akan membuat usaha Anda tidak maksimal.

Cara terbaik untuk Anda yang baru memulai profesi sebagai affiliate marketer adalah bergabung hanya di program yang membayar komisi 50%  atau lebih. Kemudian memberikan usaha terbaik Anda dengan mempromosikan produk Anda dengan antusias.

Segera setelah Anda melihat sudah memberikan keuntungan yang wajar, maka Anda boleh saja bergabung dengan program afiliasi lainnya

Teknik ini dilakukan secara perlahan namun pasti. Jadi Anda  tidak perlu terburu-buru!

Pengalaman saya biasanya ketika ada sebuah produk affiliasi yang memberikan keuntungan, maka saya akan coba cari perusahaan affiliasi lain yang mempromosikan produk dengan tema yang sama lalu saya coba promosikan.

Asumsi saya dari 1 produk saja saya bisa mendapatkan 2 sumber income dari perusahaan affiliate berbeda.

Misalnya saja dari clickbank.com.

4. Memilih produk afiliasi yang salah

Banyak orang ingin memperoleh penghasilan secepat mungkin dengan mempromosikan produk affiliate. Namun mereka cenderung memilih produk latah/ikut-ikutan, istilah saya memilih “produk sejuta umat”.

Menurut mereka produk tersebut adalah “hot”. Mereka memilih produk “sejuta umat” itu tanpa benar-benar mempertimbangkan jika produk itu menarik bagi mereka.

Jelas ini bukan langkah yang bijaksana.

Seharusnya Anda memilih produk affiliate di mana Anda benar-benar tertarik akan produk itu dan setelah itu mengambil beberapa waktu untuk merencanakan metode promosi seperti apa yang akan Anda ambil (bisa test produk dulu pake ppc atau membuat website review/blog, dll)

Jadi pilihlah produk affiliate yang menarik bagi Anda dan mendatangkan antusiasme Anda. Kemudian lakukan penelitian tentang produk tersebut untuk melihat apakah banyak permintaan dari produk tersebut.

Jika ada sebuah produk affiliate yang sukses dipasarkan oleh orang lain, belum jaminan jika itu juga akan sukses ketika Anda mempromosikannya.

Saya menyarankan untuk memulainya dari hal yang membuat Anda tertarik akan produk tersebut (sangat tertarik dan antusias)

Contoh:

– Saya tertarik akan produk-produk laptop ultrabook, lalu alangkah baiknya (jika saya masih pemula) memilih produk-produk affiliasi yang akan saya promosikan yang masih ada kaitannya dengan produk-produk laptop tentang ultrabook diatas.

Bisa jadi saya akan mempromosikan produk-produk di amazon.

– Jika saya menyukai hal-hal yang kaitannya dengan pengembangan diri, bisa jadi saya akan mencari produk-produk self help di clickbank.com karena pasti akan berbeda hasilnya ketika saya mulai dari hal yang kita sukai.

Banyak dari member atau mereka yang sudah praktek sebagai affiliate marketer ingin sekali cepat-cepat dapat duit online namun memulainya dari pintu masuk yang kurang tepat!

5. Tidak membeli produk affiliate yang Anda promosikan

Sebagai seorang affiliate, tujuan Anda mempromosikan produk/jasa milik orang lain adalah untuk meyakinkan konsumen terhadap produk/jasa tersebut.

Oleh karena itu, sulit bagi Anda untuk melakukan hal ini ketika Anda sendiri belum mencoba atau merasakan sendiri manfaat dari produk affiliasi yang Anda promosikan ini.

Anda akan gagal untuk mempromosikan dan merekomendasikan produk affiliasi tersebut untuk dibeli oleh orang lain.

Jadi setelah Anda memilih produk affiliasi yang mendatangkan antusiasme/ketertarikan Anda, lalu memilih bergabung di satu program affiliasi saja (misalnya program berbasis pay per sale di clickbank.com), tidak ada salahnya untuk mencoba dulu produk yang Anda promosikan itu.

Jika Anda melakukannya, maka Anda akan dapat memberikan review yang sesuai dengan pengalaman Anda dalam menggunakan produk/jasa tersebut. Pelanggan Anda akan merasakan ketulusan dan kebenaran di dalam tulisan-tulisan review dari Anda dan ini akan memicu mereka untuk mencobanya sendiri (baca=beli)

Contoh:

Rata-rata produk affiliasi yang berhasil saya promosikan (baca=untung) adalah produk-produk affiliasi yang saya sendiri gunakan lalu saya bisa berbagi dari sudut pandang saya (review) ketika mempromosikan produk affiliasi tersebut berdasarkan pengalaman saya dan bukti/manfaat yang saya dapatkan.

“Pak saya tertarik akan sebuah produk affiliasi, tapi saya bingung menulis reviewnya?”

“Pak, apakah itu berarti saya harus membeli setiap produk affiliasi sebelum saya mempromosikannya?

Mungkin itu pertanyaan Anda.

Ini yang sudah saya lakukan,tidak semua produk affiliasi harus kita beli dulu lalu kita promosikan, tidak mesti!

Tapi dari ratusan produk affiliasi, bisakah Anda memilih satu atau 3 produk affiliasi yang PALING ANDA MINATI?

Seperti saya contohnya, saya menyukai dunia bisnis UKM/bekerja dari rumah, dari sekian banyak produk-produk yang terkait, bisa jadi saya hanya membeli 1 atau 2 produk yang berguna buat saya untuk saya terapkan, sambil saya promosikan.

Saya untung karena saya bisa dapatkan manfaat dari isi ebook/dvd-nya, disamping itu saya bisa promosikan produk tersebut. Dan karena saya juga mempraktekkan isi dari panduan tersebut, saya juga bisa berbagi banyak hal ke pengunjung situs affiliate saya.

Ini adalah pendekatan sederhana yang juga dilakukan oleh banyak affiliate marketer dunia!

Lalu bagaimana saya menulis reviewnya, sedangkan saya tidak jago bahasa Inggris?

Saya  model situs affiliate lain, saya ambil beberapa kalimat yang saya padu-padankan dengan pengalaman saya dalam  mempraktekkan isi produk tersebut, lalu setelah terkumpul, misalnya 700-1000 kata, lalu saya minta tolong supaya di buatkan isi website dengan konten bahasa inggris yang bagus dengan cara meng-hire orang.

Banyak affiliate marketer membuat kesalahan-kesalahan ini dan membayar mahal untuk tindakan mereka (baca=tidak dapat sales/rugi)

Waktu adalah kuncinya.

Luangkan waktu untuk menganalisis strategi pemilihan produk affiliasi, strategi pemasaran Anda dan periksa 3 hal diatas.

Jika dilakukan dengan benar, Anda akan dapat memaksimalkan program afiliasi pemasaran Anda dan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

Tetap semangat ya 🙂

1 Comment

  • Natijatul Khasanah says:

    Selamatpagi pak GM, terima kasih sekali saya selalu dikirimi email tentang internet marketing, semoga ini bermanfaat untuk saya sekeluarga dan juga untuk bapak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *