Jualan Online 3

Ide Sederhana Bagaimana Menciptakan Pendapatan 10 Juta Rupiah Setiap Bulan Dari 1 Website

 simpleselling

Bagaimana Anda bisa mendapatkan pembeli secara online tanpa harus mengeluarkan biaya marketing terus menerus?

Jadi jika misalnya produk anda tentang “obat jerawat” dan Anda menulis artikel pemasaran tentang hal itu maka situs Anda akan mendapatkan pengunjung tertarget dari google yang memang sedang mencari informasi seputar “obat jerawat’.

Seru bukan?

Contoh saya menulis tema seputar “cara jualan online” dan tentunya saya berharap saya bisa menarik visitor yang tertarget dari google.

Lihat gambar :

cara-jualan-online

Ketika seseorang mengetikkan kata kunci “cara jualan online” maka artikel yang saya tulis di blog kayadaribisnisinternet.com sudah ada di urutan ke-1 di halaman pertama google.com

(NOTE : hari ini hasil bisa saja berubah urutannya, paling tidak seiring bertambahnya waktu, asalkan saya konsisten menulis dengan tema tersebut maka artikel-artikel saya akan selalu ada di halaman pertama google, hanya urutan nomornya saja bisa berubah-ubah)

Anda tahu berapa jumlah market online yang pergi ke google untuk mengetikkan kata kunci “cara jualan online” ini?

Ada 4400 pencarian online yang mengetikkan kata kunci “cara jualan online” melalui google.co.id

WOW!

Lihat gambar berikut ini :

4400pencarian

Tidak secara kebetulan saya menulis artikel dengan tema “cara jualan online” semua sudah saya rencanakan.

Dengan riset sederhana, lalu kemudian saya membuat artikel yang berfokus membahas tema “cara jualan online”.

Sekalipun jumlah artikelnya tidak banyak asalkan benar dan tepat dan itu cukup untuk membuat artikel tersebut nangkring di urutan atas pada pencarian google.

Apa artinya buat Anda?

Dengan studi kasus sederhana diatas, bagaimana jika artikel pemasaran yang mewakili produk/jasa anda juga ikut “nangkring” di halaman pertama google?

Dalam contoh kasus diatas pencarian market online untuk kata kunci “cara jualan online” baru sekitar 4400 tingkat pencarian setiap bulannya.

Dengan cara yang sama saya pun membuat tulisan-tulisan spesifik yang terkait dengan produk dan jasa yang saya tawarkan.

Bagaimana jika seandainya beberapa kata kunci yang relevan dengan produk atau jasa yang Anda jual selalu saja ada di halaman pertama google?

Apa yang akan terjadi jika kata kunci yang ada di halaman pertama google itu memiliki tingkat demand yang tinggi setiap harinya?

Anda bisa bayangkan?

Jika kita berasumsi minimal 40% trafik/pengunjung datang ke situs anda untuk melihat penawaran produk/jasa yang Anda jual dan trafik itu berasal dari google maka itu artinya :

  1. Anda mendapatkan limpahan trafik/pengunjung yang tertarget dari google.
  2. Anda tidak mengeluarkan biaya promosi gila-gila-an setiap bulan
  3. Anda bisa dengan mudah mendapatkan penjualan demi penjualan

Dalam kasus ini berarti saya akan mendapatkan visitor dari google yang berasal dari niche market ‘cara jualan online’ sebanyak 40% x 4400 = 1760 pengunjung yang datang dari google setiap bulan tanpa perlu saya terus menerus mengeluarkan biaya promosi bulanan.

Jika dari 1700 sekian visitor tersebut 0,001% atau sekitar 2 orang (pembulatan) menjadi klien saya, bukankah itu sesuatu yang luar biasa?

Itu baru satu kata kunci “cara jualan online”

Masih ada puluhan kata kunci tertarget yang saya menggiring orang untuk bisa menemukan produk yang saya jual secara online.

Itulah yang saya ajarkan tentang prinsip-prinsip “low budget hight impact” ketika Anda ingin memasarkan produk/jasa secara online.

Ini salah satu bukti limpahan trafik dari google yang berasal dari artikel pemasaran yang saya tulis pada satu situs milik saya yang lain.

Sekitar 37% trafik kunjungan datang dari search engine google setiap bulannya karena strategi artikel pemasaran yang saya tulis. Rata-rata targeted buyer yang datang 4K-5K per hari

Jika jumlah visitor tertarget bisa Anda datangkan, maka jangan kuatir terhadap penghasilan Anda. Anda bisa dengan mudah mendapatkan penghasilan baik itu dari penjualan produk sendiri, produk affiliate, reseller/dropship atau iklan adsense.

“Pak Gm, Tapi Mengapa Sepertinya Sulit Sekali Mendapatkan Buyer?”

Oke, misalnya saja anda menjual jasa kursus “make up artis” secara online.

Setelah anda membuat situsnya, memberikan penawaran harga dan terus menunggu customer, namun yang ditunggu tidak kunjung datang.

Anda sudah merasa melakukan promosi namun pengunjung yang datang tidak ada yang merespon penawaran anda.

Dan anda lalu merasa bahwa jualan keahlian secara online hanya buang-buang waktu saja. Hal ini bisa terjadi karena targeted buyer untuk produk anda belum mengetahui situs anda.

Ingat bedakan antara targeted buyer dan visitor.

Orang yang datang ke situs anda adalah visitor/pengunjung.

Tidak semua visitor adalah targeted buyer dari produk/jasa yang Anda tawarkan itu!

Jadi yang perlu anda pikirkan adalah ubah pendekatan anda dalam mendatangkan target market yaitu dalam hal ini adalah orang-orang yang menyukai makeup artis, para wanita karir di kota-kota besar atau bahkan mahasiswa dan ibu-ibu rumah tangga.

Tentu saja untuk mencari target market tersebut anda bisa gunakan tools seperti google keyword planner.

Namun sebenarnya ada cara yang sederhana yang bisa mendatangkan visitor tertarget untuk melihat penawaran keahlian anda tersebut.

Apa itu?

Menulis!

Apa yang perlu ditulis?

Anda bisa menulis yang terkait dengan produk/jasa anda, menulis pengalaman, berbagi keahlian, membuat video, audio, dll  untuk mendapatkan targeted buyer secara online.

Dengan cara seperti itu,  Anda dapat membuat pembaca menjadi ketagihan membaca tulisan anda dan mungkin pada akhirnya akan mengunjungi situs anda dan membeli produk yang anda tawarkan.

Anda harus terlebih dahulu memikirkan suatu subjek atau topik yang akan berhubungan dengan produk/jasa yang  anda jual.

Jika anda menjual produk hewan peliharaan, anda mungkin ingin menulis tentang hewan peliharaan. Setelah Anda memikirkan topik untuk dibahas, cari tahu tentang itu, pastikan bahwa apa yang akan anda tulis sesuai dengan topik yang relevan dari produk yang anda jual itu.

Di awal-awal, cobalah untuk membuat tulisan yang sederhana dan mudah dibaca serta memberikan nilai tambah untuk pembaca.

Dan berita baiknya adalah : ketika anda konsisten menulis artikel (pemasaran) tentang sebuah produk/jasa yang anda jual, maka pembeli akan datang dengan sendirinya!

Jangan pernah menulis artikel gado-gado artinya semua tema anda tulis. Ingat tujuan kita dari awal adalah supaya produk/jasa yang kita jual itu laku di internet.

Cara ini akan menunjukkan pengetahuan anda tentang produk/jasa yang anda tawarkan, oleh karena itu bangunlah kredibilitas anda terlebih dahulu sebelum anda mendapatkan pelanggan/pembeli secara online.

Jika anda mempunyai reputasi yang baik, orang-orang yang membeli produk anda akan merekomendasikan website anda kepada teman-teman dan teman-teman mereka akan merekomendasikan situs anda ke teman-teman mereka, dan sebagainya.

Ini adalah salah satu cara untuk menciptakan jaringan pelanggan yang loyal kepada anda.

Contoh kasus sederhana:

Saya pernah membayar jasa seorang financial planner untuk membantu saya supaya becus mengatur keuangan pribadi dan keluarga.

Yes!

Bagaimana ceritanya dan darimana saya mendapatkannya?

Sederhana, dari internet!

Caranya?

Saya browsing di google!

Lalu saya memperhatikan ada seorang financial planner yang memiliki situs dan menjual keahliannya secara online melalui sebuah website.

Saya selalu baca dan ikuti setiap artikel yang dia tulis, beliau berbagi dari sudut pandang seorang financial planner, terkadang berbagi studi kasus, menjawab problem pembaca, memberitahukan jadwal mengisi radio, mengadakan seminar offline, diundang sebagai narasumber, dll.

Bahkan diapun menerbitkan buku!

Lalu mulai kirim email personal dan puas akan jawabannya.Kirim lagi dan dijawab, sampai saya akhirnya memutuskan untuk menggunakan jasa beliau.

Lalu saya tanyakan harga spesial jika saya ingin memakai jasanya dan dia ternyata memberikan respon dan potongan harga khusus untuk saya.

Perhatikan polanya!

Saya akhirnya menjadi klien dari financial planner tersebut dan saya adalah target market yang tepat dari dia.

Apa kuncinya?

Saya adalah target market yang sedang mencari solusi/tertarik akan hal-hal perencanaan keuangan praktis.

Lalu saya mencarinya di internet, dari sekian banyak situs perencanaan keuangan, akhirnya saya tertarik kepada situs miliknya.

Dalam hal ini dia konsisten berbagi dan menulis artikel yang terkait dan produk/jasa yang dia jual (spesifik dan bukan gado-gado) yang berkualitas.

Jadi untuk menyaring visitor biasa dengan target market ternyata kuncinya sangat sederhana bukan?

Anda bisa tulis dari sudut pandang anda, sudut pandang ahli, menuliskan kasus yang bisa diselesaikan setelah menggunakan produk/jasa anda, menulis testimoni pembeli, berbagi tips dan trik, membuat video “How to”-nya, terus memberi edukasi terhadap market online akan pentingnya penggunaan produk/jasa anda bagi kehidupan mereka.

Ingat, perhatikan saja contoh kasus sederhana tentang saya dan financial planner diatas.

Anda akan dapatkan polanya dan point pentingnya!

Seperti contoh financial planner diatas, pelan namun pasti dia selalu mendapatkan klien-klien tertarget yang suka dengan solusi yang dia berikan melalui tulisan-tulisanya di situsnya.

“What Next?”

Ini pola sederhana yg bisa dilakukan setelah anda menemukan niche market untuk Anda garap. Baik ketika Anda ingin memasarkan hobi dan keahlian (pengalaman) Anda atau mengedukasi sebuah pasar ceruk secara online.

Biasanya saya menyarankan seperti ini:

  1. beli nama domain, hosting dan nantinya dijadikan blog
  1. taruh opt in-newsletter di blog tersebut fungsinya untuk menyaring pengunjung yg benar-benar tertarik akan apa yang Anda tulis/tawarkan
  1. kirimkan email edukasi berseri yang isinya manfaat dan solusi apa yang Anda tawarkan untuk membantu para pembaca newsletter Anda.

Melalui opt in newsletter inilah nantinya Anda akan berhubungan dengan kontak pembaca Anda.

Sebelum Anda memutuskan untung membuat blog, Anda harus sudah melakukan riset market untuk menemukan sebuah niche market online yang bisa Anda garap.

Ingat dalam konteks ini saya sedang berbagi tentang media blogging untuk penjualan, artinya GOL Anda adalah mendapatkan penghasilan setiap hari secara online.

Dan salah satu media yang digunakan adalah BLOG

Lalu apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

Dari hasil riset pasar yang Anda lakukan dan setelah Anda menemukan niche market, lalu membeli domain dan hosting serta memutuskan untuk membuat blog pada domain tersebut dengan menaruh kotak opt-in newsletter maka Anda harus belajar tentang bagaimana strategi blogging yang benar.

Strategi isi konten blogging sendiri erat kaitannya dengan ARTIKEL MARKETING dan EMAIL MARKETING.

Saya selalu bilang kepada member saya, bahwa untuk dapatkan sales dalam 1 hari itu mudah!

Tapi untuk berpendapatan setiap hari, terus menerus dalam kurun waktu bertahun-tahun dibutuhkan usaha anda yang persisten!

Pada prinsipnya orang akan mau membeli dari Anda ketika mereka mengenal kredibilitas Anda, bukan hanya mengenal tapi ada pengakukan bahwa anda (atau produk anda) bisa membantu masalah mereka.

Lalu darimana mereka tahu itu semua?

Itulah yg menjadi tugas anda untuk dilakukan secara persistent

Bagaimana caranya?

Saya akan mulai dari paling mudah diantara yg mudah, gratis malah yaitu BLOGGING.

Saya akan banyak mengulas tentang blogging dari sudut pandang seorang Gm.Susanto

Yeah, yang sederhana dan simple-simple saja bro!

Mungkin pembahasan ini bagi sebagian Anda sudah basi!

Namun faktanya ialah para mastah internet marketer di dunia sampai sekarang masih mendapatkan manfaat dari aktivitas blogging yg mereka lakukan.

Saya sedang meniru saja dan mengajak Anda untuk melakukannya, terlebih bagi Anda yang sudah memiliki produk/jasa yang dijual secara online.

Kita perlu sadari hal ini, terkadang kita selalu ingin mencari jurus pamungkas yang paling powerfull di bisnis internet ini tapi lucunya, terkadang semua yang besar-besar itu biasanya justru datang dari hal-hal sederhana (basic).

Dan disini-lah peran saya untuk berbagi hal-hal basic tersebut untuk kembali mengingatkan kepada anda bahwa ilmu basic itu tidak semuanya kuno kok dan masih proven sampai sekarang jika dijalankan dengan BENAR.

Ok, saat ini saya akan berikan studi kasus supaya Anda mengerti alur berpikir dan pola sederhana yang dipakai para IM ketika menghasilan uang secara online.

Oke, lanjut ya..

Saya sudah tulis bahwa salah satu model/pola sederhana seorang internet marketer mendapatkan penghasilan adalah seperti ini.

Beli 1 domain -> dijadikan blog, contoh: www.kayadaribisnisinternet.com

Beli 1 domain lagi yang lain -> dijadiin tempat menawarkan produk/jasa anda, contoh: www.newsnipermarketing.com

Mengapa orang mau membeli produk dari Anda?

Karena mereka sudah mengenal kredibilitas Anda. Bagaimana caranya?

Salah satunya melalui media blog yang sedang menjadi topik saya kali ini.

Pada akhirnya orang akan tahu bahwa produk/jasa yang Anda jual bisa membantu masalah mereka

SALES!

Itulah tujuan akhir mengapa sebaiknya Anda memiliki sebuah blog, karena ini bisa menarik targeted visitor untuk membeli apapun yang Anda tawarkan!

 Ada banyak tujuan orang membuat website/blog, tapi dalam hal ini blog yang dimaksud adalah blog yang dibuat dengan tujuan terjadinya PENJUALAN!

“So What Blogging?”

Banyak orang membuat blog dengan tujuan yang berbeda, namun dalam konteks ini saya berbicara blog yang memiliki 2 tujuan utama, yaitu :

  1. PENJUALAN
  2. BRANDING

Yes, saya hanya tulis 2 hal sederhana diatas, karena dengan Anda tahu tujuan akhir dalam membuat sebuah blog maka Anda akan bisa fokus dalam mengembangkan isi konten dari blog Anda dan tidak ngelantur kemana-mana.

Banyak orang asal buat blog tanpa tahu tujuan konkretnya!

Sehingga isi konten yang ada di situs blognya, tidak fokus, gado-gado dan tidak jelas apa yang ditawarkan!

Alih-alih berharap dapat penghasilan secara online, ujung-ujungnya malah tidak terurus dan di “TENDANG” sama google dan alhasil Anda tidak dapatkan penghasilan secara nyata!

Ingat Anda buat blog karena Anda ingin dapat sales.

Untuk dapat sales setiap hari, Anda harus melakukan branding baik terhadap produk/jasa Anda atau bahkan diri Anda

So, ingat 2 hal sederhana diatas ya.

Anda membuat blog dengan tujuan untuk mendapatkan sales dan “menancapkan” sebuah branding tertentu di benak market online yang sedang Anda garap.

Kalau tujuannya adalah untuk penjualan, bukan berarti isi konten di blog tersebut adalah melulu jualan. Tidak!

Bisa-bisa, blog Anda akan ditinggal orang!

Nah, jika Anda ingin terus menerus mendapatkan penjualan setiap hari, maka Anda harus membangun branding di benak konsumen.

Jadi dengan kata lain, selain bertujuan untuk meningkatkan penjualan, membangun blog juga bertujuan untuk memperkuat merek dari produk/jasa yang Anda jual.

Nah dari 2 tujuan sederhana diatas, selanjutnya kita akan melihat model blog yang biasa kita jumpai saat ini.

Model blog yang biasa kita lihat adalah blog yang secara teratur diperbarui, beberapa hari sekali bahkan setiap hari namun terkadang ada blog yang temanya adalah tentang catatan harian tentang kehidupan pribadi seseorang.

Biasanya model blog seperti ini hanya dijadikan jurnal online atau buku harian dari si empunya.

Ciri khasnya adalah : si pemilik blog terkadang curhat atas masalah pribadinya, memberikan komentar/pandangan terhadap banyak peristiwa dengan tema yang bermacam-macam, kadang politik, bisnis, gosip artis, film, games, nawarin MLM, dll

Model seperti itu BUKANLAH yang menjadi pembahasan saya.

Why?

Karena kalau ingin membuat blog harus terkait dengan tujuan yang sudah saya tulis diawal yaitu SALES dan BRANDING

Sekali lagi mari kita lihat sebentar studi kasus dari http://duniafitnes.com

Screen Shot 2016-08-09 at 12.50.25

Seluruh konten, bahkan tanya-jawab, sampai liputan, video, dll masih berfokus pada satu tema besar yaitu GAYA HIDUP SEHAT

Lalu perhatikan produk yang dijual/ditawarkan di situs tersebut.

Masih saling terkait bukan?

Yes, artinya situs percontohan dari duniafitnes.com ini memang memiliki 2 tujuan akhir seperti yang saya tulis diatas yang mendapatkan penjualan terus menerus dengan membangun merk produk spesifik (branding) yang ditawarkan.

Apakah Anda mulai mengerti maksud tulisan saya disini?

Coba perhatikan banyak sekali blog di Indonesia yang walaupun “katanya” ditujukan untuk mendapatkan uang dari internet, namun pada kenyataannya kualitas konten dan tema yang diangkat benar-benar gado-gado dan membuat malas orang untuk berkunjung dan berkunjung lagi.

Bisa Anda bayangkan jika Anda berkunjung ke model blog yang sudah tema-nya campur aduk, masih ditambah dengan banyaknya iklan yang muncul tentang obat kuat, MLM, produk kecantikan, bahkan kadang link video porno, hahaha….

Sekali lagi perhatikan situs duniafitnes.com tersebut, penempatan iklan dan penawaran produk ditata sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pengunjung (target market pasar) yang sedang berkunjung ke situs tersebut

Begitu melihat penawaran produk yang ditawarkan pun masih produk yang relevan dengan isi konten yang ada di situs duniafitnes.com ini.

Asyik bukan ?

Dengan kata lain, model blog yang isinya dijadikan jurnal online atau buku harian dari si empunya yaitu model PERSONAL BLOG bukan menjadi tema pembahasan saya.

Artinya bisa jadi si pemilik hanya menulis blog untuk bersenang-senang saja, dia hanya berbagi ide, pikiran dan segala sesuatu yang dia ingin tulis

  1. Bedakan dengan strategi artikel marketing yang sudah saya tulis, disana saya mengajar bahwa kita tidak boleh hanya menulis apa yang pingin kita tulis, tidak selalu seperti itu.
  1. Kita juga harus bisa menulis artikel pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan market (target market) disinilah bedanya antara blog yang menghasilkan penjualan dengan personal blog yang hanya untuk “just for fun”

Blog semacam itu tidak akan memiliki peringkat yang bagus di search engine google.

Dan tentu saja peringkat halaman serta optimasi mesin pencarian pun rendah!

“Kalau begitu model bisnis seperti apa sih yang bisa memberikan tujuan PENJUALAN dan BRANDING ini pak?”

BLOG PROFESIONAL!

Itu yang saya maksud!

“Wah maksudnya saya harus membuat blog se-keren situs portal seperti duniafitnes.com ya pak?”

“Eitss, nanti dulu…blog profesional itu bukan hanya dilihat dari desain webnya ya….bukan seperti itu!”

Jangan langsung berpikir bahwa awal membangun blog profesional itu harus pusing dengan segala macam design yang wah!

TIDAK!

Kita bisa melihat blog profesional itu dari banyak sisi.

Salah satunya dari sisi pemilihan konten yang terfokus.

Blog profesional inilah yang akan membedakan Anda dengan penjual produk sejenis lainnya.

Blog profesional inilah yang akan memberikan PERBEDAAN OMSET PENJUALAN dengan orang lain.

Artinya orang akan lebih memilih membeli produk/jasa di tempat Anda dibandingkan di tempat lain.

Kembali ke contoh kasus diatas :

Apakah Anda mempercayakan kesehatan Anda dengan membeli suplement sembarang di kios-kios di pinggir-pinggir jalan atau Anda lebih memilih membeli suplement yang direkomendasikan oleh situs duniafitnes.com.

Tentu saja mereka merekomendasikan sebuah produk tertentu ada penjelasan ilmiah dan juga sertifikasi yang bisa dijelaskan, sehingga dalam hal ini tentunya kita akan lebih memilih rekomendasi dari para expert di situs Dunia Fitness.

Blog profesional inilah yang seharusnya menjadi model dari blog bisnis Anda!

Selain meningkatkan peringkat halaman pencarian di search engine, Anda akan dapat dengan mudah mendapatkan penjualan demi penjualan.

Lalu darimana seorang marketer bisa mendapatkan beberapa aliran sumber income hanya dari sebuah blog sederhana?

  1. Anda bisa memasang banner advertising dari produk milik Anda sendiri
  2. Anda bisa mendapatkan komisi affiliate hanya dengan menulis review produk dan memasang tautan link produk affiliasi yang Anda promosikan di artikel yang saya publish di blog
  3. Anda bisa memasang link google adsense
  4. Anda bisa menawarkan sponsor konten atau banner advertising kepada orang lain

“Bisa Tunjukkan Buktinya Pak?”

Setelah saya menerapkan tips dan trik artikel marketing yang sudah saya tulis diatas tentang artikel marketing, ternyata dari hari ke hari tingkat kunjungan visitor yang datang setiap harinya terus mengalami peningkatan.

Dari ratusan visitor sd ribuan visitor yang datang setiap harinya ke situs saya. Dan yang membuat saya senang adalah lebih dari 60% itu berasal dari search engine google.

Berikut ini screeshoot yang saya ambil dari google analytic untuk salah satu situs saya.

visitor-website

Dalam sebulan ada sekitar 1,2 juta halaman situs diakses oleh 4K-5K pengunjung yang setiap harinya datang.

Sekitar 37% atau sekitar 46K lebih pengunjung yang datang berasal dari search engine google. Sisanya ada yang pengunjung rutin, maupun pengunjung yang dari media iklan berbayar yang saya ikuti.

Kok bisa?

Apa kuncinya?

Hanya konsisten mem-publish artikel marketing (sudah saya bahas di atas).

Content is The King – kayaknya memang masih menjadi salah satu senjata saya untuk mendatangkan trafik tertarget.

Prinsip apa yang bisa Anda ambil?

Dalam kurun waktu 6 bulan pertama saya membangun konten, saya belum memenuhi situs saya dengan berbagai macam iklan, saya biarkan senatural dengan mem-publish artikel yang terkait dengan produk dan jasa yang saya jadikan tema pembahasan (spesifik) dan sisanya saya hanya berbagi, berbagi dan berbagi.

Metodenya sederhana sekali 🙂

Jadi saya konsisten berbicara seputar tema/ulasan tentang sebuah produk yang terkait dengan jasa yang saya tawarkan.

Temanya spesifik dan bukan gado-gado.

Saya tidak mau dipusingkan dengan segala yang berkaitan dengan backlink, linkwheel, dll

Yes, hanya murni menulis konten dari pengalaman dan keahlian saya di satu tema tertentu. 

Saya pikir, semua orang-pun bisa melakukannya.

Lalu bagaimana saya bisa mendapatkan uang nantinya?

Prinsip inilah yang ingin saya bagikan kepada Anda (apalagi yang masih pemula)

Metode yang saya pakai ini adalah tujuannya jangka panjang, maksudnya?

Saya ingin terus mendapatkan pemasukan rutin setiap bulan tanpa harus melakukan promosi terus menerus.

Berbeda ketika kita membuat strategi ppc ads, dengan facebook/google adwords misalnya, kita bisa pasang iklan berbayar dan kemudian bisa melihat hasil dari usaha promosi kita , apakah produk yang kita promosikan laku atau tidak.

Tapi kalau kita tidak promosi ya berarti tidak ada sales!

Kunci dalam menerapkan startegi artikel ini adalah SABAR, TEKUN dan KONSISTEN!

Dalam kasus ini, saya mentargetkan dalam 1 tahun berjalan tingkat kunjungan mencapai sedikitnya 1-2K/day baru setelah itu saya akan mulai “menarik uang”, darimana sumbernya?

  1. Saya bisa pasang iklan adsense, target income minimal $500/month pasti bisa. Kalau Anda tidak bisa jago berbahasa Inggris, Anda bisa mulai dengan target market lokal. Saya sendiri selain jualan produk online, saya pun memasang iklan adsense di setiap artikel terkait yang saya publish di situs tersebut.

adsense

Satu situs yang saya pasangi iklan adsense untuk market lokal memberikan income 4 jutaan, lumayan sekali 🙂

  1. Saya bisa buat menu artikel yaitu istilahnya SPONSOR CONTENT, bisa dari pemasang iklan sendiri dalam kurun waktu tertentu, atau saya bisa tulis rekomendasi dari produk affiliasi yang saya promosikan, target income minimal $500-$1000/month.

Di situs tersebut saya juga pasangi banner promosi untuk produk membership yang saya punya, rata-rata 5 sd 7 juta rupiah per bulan. Jadi untuk satu situs diatas, saya mendapatkan penghasilan rata-rata minimal 10 juta rupiah per bulan hanya dengan mengandalkan 2 sumber income diatas (adsense dan affiliate)

Dan itu bisa Anda lakukan tanpa harus pusing membuat produk sendiri di awal!

Dengan perencanaan sederhana diatas saya optimis, pendapatan minimal $1000/month dari 1 situs bisa Anda dapatkan 🙂

Saya hanya mau bilang gini, ”Kalau Anda memiliki sebuah situs/blog dengan tingkat kunjungan yang tinggi dan tertarget maka itu bisa menjadi money magnet yang akan terus memberikan pemasukan setiap bulannya untuk Anda!

Contoh misalnya Anda ingin menjual keahlian Anda sebagai seorang perencana keuangan, lalu anda terapkan tips-tips yang sudah saya tulis tentang artikel marketing ini.

Ketika pengujung yang datang sudah ribuan/hari, ingat pengunjung tersebut pastinya tertarget-kan, artinya mereka benar-benar “lapar” akan segala sesuatu yang berhubungan dengan perencanaan keuangan.

Lalu Anda tinggal tawarkan space iklan untuk produk-produk yang masih terkait dengan perencanaan keuangan misalnya perusahaan-perusahaan investasi atau asuransi, peluang bisnis, waralaba, dll

Bisa jadi Anda mengiklankan produk/ jasa Anda sendiri, misalnya jualan DVD seminar/coaching, mengadakan seminar, menawarkan paket program konsultasi, coaching one on one, dll

Saya selalu sisipkan pesan kepada member saya, bahwa ketika kita fokus pada strategi artikel marketing ini itu sama saja Anda sedang menabur, sama saja dengan Anda sedang membangun aset.

Kalo lagi nabur/membangun aset kan memang tidak bisa langsung panen 🙂

Rencana Aksi :

  1. Tentukan pada market online mana Anda akan mendapatkan penghasilan? (dalam/luar negeri)
  2. Buat list hobi/keahlian/pengalaman Anda, tulis saja di selembar kertas
  3. Lakukan riset sederhana terhadap hobi/keahlian/pengalaman Anda tersebut lalu gunakan tools seperti google keyword planner
  4. Setelah Anda putuskan Anda akan bermain di niche apa, cari tahu apakah ada produk affiliasi yang berkaitan dengan niche tersebut, jika ada-itu bagus, artinya Anda tidak usah pusiing membuat produk sendiri nantinya
  5. Beli nama domain + hosting
  6. Beli autoresponder
  7. Jadikan domain tersebut sebuah blog (wordpress)
  8. Mulai persiapkan artikel pemasaran dan tulisan-tulisan Anda untuk Anda publish di situs Anda (Anda bisa tulis sendiri atau bayar orang lain untuk menulisnya)
  9. Lakukan secara konsisten
  10. Setelah trafik mulai datang, katakanlah 500 visitor/day, mulai jalankan strategi email marketing kepada kontak list pembaca Anda
  11. Anda bisa pasang penawaran produk affiliasi di situs Anda (banner advertising) jangan terlalu banyak, cukup 1-2 produk yang relevan dan memberikan solusi untuk pembaca situs Anda
  12. Anda juga bisa menawarkan produk (informasi) milik Anda sendiri
  13. Anda juga bisa memasang iklan google adsense
  14. Anda juga bisa memberikan 1 sampai 2 space iklan untuk orang lain mau memasang iklan di blog Anda
  15. Sabar dan konsisten, ingat kita sedang membangun yang namanya aset, setelah berjalan maka setiap bulan blog tersebut akan terus memberikan income yang lumayan.

Coba Anda berhitung sebentar saja untuk membandingkan ketika Anda mulai membangun aset di bisnis konvensional.

  1. Anda bisa beli tanah/rumah, Anda renovasi/bangun, buat kamar dan disewakan/kontrakkan, jika cara ini dipakai biasanya pemasukan yang Anda dapatkan, tidak akan pernah bisa menutup modal yang sudah Anda keluarkan dalam waktu singkat.

Namun yang menarik dari aset properti ini adalah karena nilai propertinya yang terus naik (capital gain) tapi untuk bisa mencapainya dibutuhkan modal awal ratusan juta –milyaran jika Anda membelinya dengan cara cash.

Contoh sederhana, properti rumah yang disewakan. Harga beli rumah type 45 di tahun 2012 adalah 350 juta, tanah 98 meter persegi dengan 2 kamar tidur+dapur+1 kamar mandi+ruang tamu+ruang makan, disewakan 15 juta/tahun atau rata-rata pemasukan 1,25 juta/bulan.

  1. Anda bisa joint jadi investor di bisnis konvensional, misalnya kerjasama dalam kurun waktu 1 tahun, Anda setor modal minimal 100 juta. Anda akan dijanjikan keuntungan sekitar 17% dalam setahun atau rata-rata sekitar 1,4% per bulan atau jika dirupiahkan profitnya sekitar 1,4 juta-an setiap bulan.

Coba dari 2 contoh kasus sederhana diatas kita bisa menghitung bahwa untuk mendapatkan pemasukan tambahan (pasif income) yang besarnya 1 juta sd 5 juta rupiah saja paling tidak modal investasi yang harus kita keluarkan sampai ratusan juta rupiah

Bukan berarti saya tidak setuju dengan metode investasi di bisnis konvensional dan properti itu, toh sampai hari ini saya juga memutar uang saya di bisnis konvensional dan properti juga.

Namun saya hanya ingin membuka pikiran Anda bahwa internet juga bisa dijadikan salah satu sumber income (Aset produktif) yang bisa memberikan penghasilan terus menerus kepada Anda.

Sehingga membangun aset melalui internet dengan cara yang sudah saya sampaikan diatas adalah sangat-sangat mungkin.

Dengan modal terjangkau, strategi yang tepat dan kesabaran maka Anda pun bisa sama-sama mendapatkan hasil yang sepadan.

Apa yang saya tulis ini adalah apa yang sudah saya praktekkan.

Saat ini saya biasa bekerja dari rumah, dekat dengan keluarga, punya kantor sendiri, punya aset selain internet dan penghasilan yang cukup yang tidak kalah dengan pekerja kantoran di kota besar.

So, mengapa Anda tidak berani mencobanya?

Semoga penjelasan saya bisa lebih mudah dipahami oleh Anda.

Setelah Anda memahami tulisan diatas, saya ajak Anda untuk kembali memahami 5 strategi mendapatkan big income dari internet terus menerus di halaman ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *