Earningnya NOL Bisa Terjadi Karena 3 Alasan Ini

3 Alasan Yang Biasa Dialami Seorang Marketer Sehingga Earningnya Turun

1. Asal action tanpa mau cape melakukan riset demografi market online yang Anda bidik

Siapa yang nggak ngiler pingin dapat income ratusan bahkan ribuan dollar dari internet?
Bisa dikerjakan dimana saja, asalkan ada laptop dan koneksi internet.

Kitanya lagi liat tv, promosiin produk untuk market USA. Beberapa jam kemudian ada hasil.

Tapiiii, sebagian dari kita lupa.

Kita pikir kita tahu produk yg kita promosikan. Kita comot produk affiliasi, pasang iklan di facebook (atau media berbayar lainnya) dan berharapĀ pecah telor!

Kita tidak tahu tentang siapa saja target market yang cocok dengan produk yang kita promosikan dan harus diakui, kalo sebagian dari kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk memecahkan masalah mereka.

Kita tidak tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh target market yang kita bidik.
Kita tida tahu apa hobi mereka, apa kebiasaan mereka. Bagaimana cara mereka membelanjakan uangnya.

Kita inginnya langsung dapat income gede.
Kalo seperti itu ya harus membutuhkan modal yang tidak sedikit.
Namun jika kita ingin mendapatkan income terus menerus maka yang harus kita lakukan terus mempelajari dan menggali karakteristik dari demografi market yang kita bidik.

Apakah kita bisa menemukan masalah dan solusi apa yang orang cari di niche market yang kita kelola ini?

Kadang kita sudah temukan masalahnya tapi solusi yang ditawarkan tidak cocok.
Misalnya nawarin produk yang sudah usang.

Atau nawarin produk yang terlalu ideal atau bahasa sederhananya terlalu sulit untuk dilakukan!

Apa ada?

Ada.

Contohnya : Kalau mau diet ya harus puasa, mau turun badan ya harus mau makan makanan yang sehat (yang kebanyakan nggak enak dan buat eneg), harus olah raga tiap hari, minimal cardio.

Buat sebagian orang, produk kayak kriteria diatas sudah kadaluwarsa dan nggak menarik.

Semua orang juga tahu kalo mau diet ya batasi makan, rajin olahraga kan šŸ˜‰

Bagaimana jika, mereka yang lagi pingin diet kita tawarin produkĀ  yang membolehkan dia makan apa saja tanpa takut gemuk? Tidak perlu olahraga tiap hari. Bahkan tidak perlu cardio berlebihan. Masih boleh makan yang manis-manis.

Apa ada produk affiliatenya yang semenarik itu? Ada (cari saja di marketplace clickbank)

Ada banyak pendekatan untuk melakukan riset pemasaran yang paling efektif di internet.

Salah satu pendekatan terbaik yang efektif adalah mengikutiĀ group-group diskusi di facebookĀ sesuai dengan tema dari situs kita. Biasanya kita akan dapatkan update berita atau produk yang lagi trend dari media sosial ini.

2. Hanya fokus di satu produk affiliasi
Bisa jadi dulu, kita mempromosikan produk tersebut sangat laris.
Tapi bagaimana seandainya market yang kita bidik sudah jenuh dengan produk yang itu-itu saja?

Bagaimana jika kita mencoba menawarkan produk turunan atau yang masih terkait dengan produk utama yang pernah kita promosikan?

Sebagai contoh misalnya, saya mempromosikan produk weight lost pada wanita usia dewasa.

Ini produknya:

diet

Kalo dietnya berhasil tapi takut gemuk lagi gimana?

“Ah, masa bodo, kita terus tawarkan lagi produk yang sama di market yang sama!” – yo wis ditinggal sama visitor atau minimal target market Anda yang melihat iklan anda tidak akan mau action meng-klik iklan yang Anda pasang!

Cobalah tawarkan produk lain yang masih relevan untuk karena itulah, saya tawarkan produk affiliasi turunan yang masih terkait.

Misalnya, bagi yang ingin langsing dengan tetap mempertahankan hobi makan ya saya akan tawarkan produk resep makanan healthy.

Lihat gambar ini.paleo
3. Kurangnya kualitas konten
Kita bisa mendapatkan income sebagai seorang affiliate marketer dengan mempromosikan situsnya secara langsung menggunakan media berbayar, namun cara ini tidak seharusnya kita lakukan setiap hari.

Bagaimana jika yang kita promosikan adalah situs milik kita sendiri yang didalamnya memuat review atau success story dari produk yang kita promosikan?

Kadang, kita lupa. Bahwa orang mau datang dan datang kembali ke situs kita (jadi kt tdk perlu setiap hari promosi) karena mereka tahu ada manfaatnya bagi mereka!

Artinya ketika kita menyediakan kualitas konten yg disesuaikan dengan kebutuhan audience (target market kita) maka penjualan akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan langsung mempromosikan situs vendor.

Yes!
Yang harus kita lakukan adalah, memiliki website (blog) lalu kita isi dengan konten yang berkualitas tinggi untuk setiap produk afiliasi yang kita promosikan.

Seperti apa?
Contohnya ya halaman situs yang membuat rekomendasi, hot news, success story atau up date produk review dari produk affiliasi yang dibutuhkan olehĀ audience kita!

Karena itulah sebagai seorang marketer, kita harus selalu membuka mata akan setiap trending topic atau produk-produk yang sedang hot yang relevanĀ dengan kebutuhan target pembaca (market) kita.

acneAda marketer yang terus menerus mempromosikan produk yang telah “usang” dan berharap dia dapatkan earning dari sana di market yang sudah jenuh.

Apa akibatnya?

Ya, NOL sales.

Contoh : produk acnenomore, dipromosikan pake facebook ads di california, untuk usia 18 sampai 24 tahun.

Menurut Anda, apakah market disana akan berebut membaca penawaran Anda?

TIDAK.

Mengapa?
Karena sudah jenuh.

Artinya apa?

Kalo kita hanya mengandalkan satu strategi promosi, dalam hal ini media berbayar ppc ads tanpa membangun konten pada situs kita maka earning yang sudah kita dapatkan sebelumnya akan dengan cepat menguap!

Our Rating

8

8 Comments

  • andrew says:

    Bpk GM.Susanto saya tertarik dengan email yang saya terima dari Gm.Susanto (newsletter) .
    Tapi semakin saya ikuti isinya tentang penawaran “jalan Tol ” dari pengalaman bapak.
    Yang menjadi pertanyaan saya dari semua email bapak itu ……… dengan pelajaran video lebih dari 10 jam itu …. bagaimana memulainya ? …….. apakah harus ditoton semua untuk memulai ?
    sedangkan saya untuk menggunakan komputer saja paling bisa 1 jam…. terlau sibuk …. jadi untuk memulainya dengan waktu yang terbatas apakah bisa ?
    terimakasih

  • Produk turunan jadi cara alternatif tuk dijual ya…jadi ga terkonsentrasi di produk utama

  • Syafruddin says:

    Terima kasih banyak bos atas info2nya yang sangat bagus,semoga bermanfaat bagi saya khususnya n pembaca umumnya.

  • Terima kasih pak GM sudah mengingatkan saya kembali tentang Fokus…

  • post yang brilian pak, bisa djkn motifasi bg pemula spt sya ini

  • Terima kasih banyak untuk informasinya pak Susanto karena ini sangat berguna sekali buat saya yang masih newbie dan saya baru saja mencoba membuat review produk tersebut menggunakan blog dan sasaran saya adalah pangsa pasar berbahasa Spanyol, dan bagaimana pendapat Bapak? Terima kasih.
    http://remediosdeformanatural.blogspot.com/

  • adri says:

    Memang benar mas kita harus cari hal yang baru. Tentu kita harus mempelajari dulu product tersebut dan baru setelah itu mulai dapat income dari affiliate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *