Bagaimana Nasib Artikel Blog Yang Direwrite Ulang?

Saya hanya tertawa ketika melihat beberapa email dari pembaca newsletter yang memberitahukan bahwa banyak artikel yang saya tulis di blog ini yang di pasang di blog lain, bahkan ada yang hanya di ubah/rewrite tanpa merubah isi konten sama sekali.

Dan mereka paham bahwa sumber artikel tersebut yang asli adalah dari blog kayadaribisnisinternet.com

Mungkin Anda pernah mengalami hal serupa? Ada yang meng-copy-paste artikel yang sudah Anda tulis sedemikian rupa dan menaruhnya di situsnya tanpa memberikan kredit/link ke sumber aslinya?

“Pak, apakah itu kreatif dan dibolehkan?”

Kalo dibilang boleh ya boleh-boleh saja, tapi kalo kreatif dengan merewrite tanpa merubah isi konten kok ya kayanya bukan kreatif ya πŸ™‚

Dan ini lebih ke arah prinsip/integritas/etika/dll – Anda bisa sebut sendiri istilahnya.

Perhatikan blog para mastah IM kebanggaan Indonesia baik ketika mereka menulis di forum maupun di blog yang dia kelola, integritas dan ke-humble-an mereka bisa terlihat.

Saya nge-blog untuk market Indonesia sudah sejak tahun 2010, dan ini tentunya sudah bukan menjadi hal baru bagi saya.

Jangankah isi blog, produk saya juga sering dibajak πŸ™‚

Saya tidak akan mengkomentari tentang bagaimana konten blog saya bisa dengan mudah di copy dan taruh di blog lain tanpa memberikan kredit/link balik ke blog ini.

Namun ini masukan kepada Anda yang sedang berjerih lelah membangun kredibilitas dan kesuksesan bisnis online untuk jangka panjang.

Jika Anda ingin membangun kesuksesan dan kredibilitas jangka panjang, disarankan untuk tidak melakukannya.

Percaya dengan kemampuan diri Anda dan teruslah belajar!

Semesta ini adil πŸ™‚

Anda perlu tahu, pengguna internet ini sangat banyak, informasi bisa sangat cepat menyebar (viral marketing), sekalipun bisa jadi Anda tidak tahu karena yang mengerjakan adalah tim Anda, tetapi dampaknya bisa langsung ke nama Anda πŸ™‚

Di blog untuk market luar negeri, saya juga punya beberapa blog dimana sayaΒ  memiliki penulis tetap, namun rambu-rambu saya tetap jelas, jangan ambil konten blog lain apalagi hanya merewrite mentah-mentah dan konten tetap sama dengan aslinya

Saya punya etika, dan ini juga yang saya ajarkan kepada member!

Sisi lain, jika Anda mengambil konten artikel milik orang lain dan dipasang di situs Anda secara tidak langsung Anda sudah mengakui bahwa tulisannya lebih berbobot daripada milik Anda, sehingga Anda memakai artikelnya untuk Anda pakai sendiri.

Anda merasa Anda tidak punya kemampuan untuk bisa lebih baik darinya, sehingga lebih baik memilih untuk menduplikat isi konten milik kompetitor Anda dengan cara “rewrite article” tanpa merubah isi konten sama sekali.

Tidak sedikit IM Indonesia yang jengah/malu jika harus mengakui IM lain lebih hebat dari dirinya πŸ™‚

Buat saya pribadi masing-masing IM memiliki segmentasi dan positioning masing-masing, jika kita sadar akan hal itu maka kita tidak akan membuat tindakan yang merugikan sesama IM lain, justru sebaliknya kita akan saling mengagumi apa yang sudah dilakukan IM lain dan sama-sama support.

Saya pribadi banyak belajar dari IM yang sudah sukses di bidangnya mereka masing-masing.

Bentuk penghargaan saya biasanya saya tidak mengambil konten, atau menjual ulang produk mereka, atau menulis kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan oleh sesama IM, sekalipun kita jarang/tidak pernah ketemu.

Jika Anda secara tidak langsung, sudah mengakui bahwa artikel milik orang lain lebih berbobot dari Anda, maka tentu saja pembaca akan lebih nyaman jika membeli produk milik kompetitor Anda.

Ingat, pembaca dan pembeli sekarang sudah sangat cerdas loh πŸ™‚

Namun yang paling parah adalah ketika Anda sudah tidak mendapatkan TRUST sama sekali di market online yang sedang Anda bangun hanya karena permasalahan sepele (baca kesalahan tim Anda)

Contoh :

Saya punya produk yang saya jual di toko online (garmen), suatu hari mungkin karena ingin cepat selesai salah satu staf admin saya meng-copy paste beberapa gambar produk dan fitur-fitur keterangan yang sama dengan gambar produk yang dipunyai oleh situsΒ  toko online lain (kompetitor).

Bedanya karyawan saya hanya menambah nama situs saya dan menulis sedikit keterangan tambahan tentang harga di toko online milik saya.

Lalu begitu di facebook ada user yang menulis status dengan meng-upload 2 gambar produk (satu berasal dari situs saya) dan satu dari toko online milik kompetitor, dan memberikan komentar, “Mending beli di situs aslinya sis .. (sambil memberikan nama situs kompetitor)

Saya sebagai owner merasa tertempelak, malu sekali.. padahal produk yang saya jual itu adalah produk asli, 100% secara kualitas bahkan lebih bagus dari situs kompetitor yang disebut, makanya harganya sedikit lebih mahal tapi hanya karena sedikit kesalahan fatal yang dilakukan admin saya, maka sangat berdampak pada kredibilitas usaha saya di mata pelanggan.

Saat itu, fans page facebook toko online saya sudah mencapai 50 ribuan dan saya baru saja update produk baru, artinya bisa saja status user tersebut juga terbaca oleh para pelanggan saya.

Wahhh..bisa dibayangkan bagaimana “murkanya” saya melihat kinerja staf saya.

Jika saya tidak mengambil tindakan-tindakah taktis pada kasus diatas, bisa Anda bayangkan jika market dan juga user pada facebook tersebut memiliki “positioning” yang jelek terhadap produk yang saya jual

Lalu bagaimana dengan SEO dan Google Policy?

Perhatikan ini, jika suatu hari, google melihat banyak konten di blog Anda yang memiliki kemiripan dengan situs lain, entah bagaimana caranya tahu-tahu situs Anda tiba-tiba performanya jelek.

Saya masih belum bisa menjelaskan dengan teori tapi intinya yang saya tangkap kalau mau jadi teman baiknya om google, lebih baik pahami dan patuhi TOS dari mereka, salah satunya adalah tentang fresh content

Ketika Anda pikir dengan hanya merewrite sebuah konten asli milik orang dan berpikir bahwa sekarang konten tersebut sudah menjadi fresh/unik dan lalu Anda publish ke situs Anda sendiri, dan Anda merasa sudah menjalankan aturan main dari google?

Hmmm…siap-siap saja pensiun dari googleΒ  (baca= kehilangan penghasilan), saya sudah mengalaminya untuk market luar negeri πŸ™

Jika Anda ikuti materi newsletter milik saya, ada belasan blog saya di market luar yang tiba-tiba peringkatnya turun drastis dari search engine google, padahal sebagian besar dari artikel tersebut bukanlah artikel rewrite.

Kalau yang bukan artikel rewrite saja bisa turun peringkat apalagi jika Anda masih suka memplagiat konten situs orang lain dengan isi konten sama πŸ™‚

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *