3 Cara Membuat Autopilot Bisnis Internet

“Pak Gm, Maksudnya Bisnis Berjalan Secara Autopilot Itu Apa?”

bisnis online autopilot

Mengapa saya memilih bisnis internet sebagai core business utama saya saat ini?

Salah satunya, karena bisnis ini sebagian besar bisa diautopilotkan tanpa kita harus tongkrongin komputer 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Anda bisa membiarkan website penjualan Anda melakukan semua pekerjaan untuk Anda secara autopilot.

Memang benar ketika Anda menjual produk yang membutuhkan pengembangan seperti perangkat lunak/software, produk-produk fisik, misalnya Anda sebagai desainer pakaian, Anda menjual sepatu, baju, dll – Anda pastinya membutuhkan modal awal dan juga persiapan  matang baik dari inventory barang, pengepakan, pengiriman, dll

Namun ketika produk tersebut sudah siap untuk di jual secara online melalui toko online, maka sebagian besar proses penjualan bisa berjalan secara autopilot.

Lalu apa saja yang bisa di autopilot-kan di bisnis internet?

1. Layanan follow up calon pembeli

Anda dapat menggunakan email “penjawab otomatis (baca=autoresponder)”

Email otomatis ini akan dikirim dalam menanggapi berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh calon pembeli produk Anda.

Biasanya saya merangkum berbagai pertanyaan seputar produk yang saya jual di internet dan lalu menyettingnya untuk dikirim secara otomatis kepada calon pembeli produk saya secara online.

Beberapa orang, sepertinya kaget melihat bagaimana saya bisa menjawab dengan cepat pertanyaan-pertanyaan umum yang biasa ditanyakan oleh calon pembeli tersebut 🙂

Apa yang membuatnya bisa berjalan secara autopilot?

Yes, AUTORESPONDER namanya.

Bukan itu saja, autoresponder disini juga bertugas memfollow up calon pembeli produk-produk saya, biasanya 6-7x email yang sudah saya setting terkirim secara otomatis akan menjadi “sales” saya untuk menjelaskan fitur, benefit dan juga penawaran menarik lainnya sehingga pada akhirnya terjadi penjualan tanpa saya harus “berbusa” teriak-teriak mencari pembeli.

2. Proses pembelian dan Metode Pembayaran secara autopilot

Katakanlah Anda memiliki sebuah toko online, maka setiap terjadi pemesanan oleh pembeli Anda, semuanya berjalan secara autopilot, dari mulai jumlah item yang dipesan, total harga, biaya ongkir sampai invoice bisa dibuat secara autopilot tanpa campur tangan Anda.

Sehingga, sekalipun Anda tidur, jalan-jalan, liburan, atau lagi “malas” kerja di depan komputer, bisnis internet Anda bisa tetap jalan 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan terus melayani para pembeli dari seluruh dunia.

“Pak, bagaimana jika pembeli kita dari luar dan ingin membeli produk kita?”

Biasanya kita harus menyediakan juga metode pembayaran melalui paypal, karena paypal tugasnya seperti “asisten keuangan” kita yang mencatat uang masuk hasil dari penjualan produk kita.

Kita hanya menerima laporannya saja via email.

Contohnya :

tips menjual ebookSaya menjual ebook untuk market luar negeri, dimana untuk metode pembayaran yang saya gunakan adalah melalui paypal.

Ketika terjadi proses penjualan, itu terjadi tanpa campur tangan saya sama sekali.

Pembeli memesan ebook saya, lalu klik form order, lalu menyelesaikan pembayaran, setelah uang masuk melalui paypal, dia juga akan mendapatkan email autopilot (dari autoresponder) yang sudah saya set up sebelumnya, lalu dia akan diarahkan ke halaman download produk, setelah dia download produk ebooknya, dia simpan di komputernya. DONE!

Semua itu terjadi secara autopilot, tanpa campur tangan saya.

Saya hanya melakukan set up satu kali di awal (autoresponder dan metode pembayaran paypal)

3. Promosi secara autopilot

Yes, ini juga bisa kita autopilot-kan.

Caranya?

Salah satu cara saya untuk mempromosikan produk-produk yang saya jual secara online (produk ebook maupun produk affiliate marketing) adalah menggunakan PPC Ads.

Misalnya saja, menggunakan FB ads dan saya ingin mempromosikan sebuah produk tanpa harus pusing membuatnya. Saya cari produk affiliate yang bagus, lalu saya cari demand di market online. Selanjutnya saya harus membuat sebuah iklan online melalui facebook.

Tugas saya hanya melakukan set up promosi satu kali diawal, baik itu menentukan judul iklan, isi iklan, tautan link, menentukan demografi, segmentasi market yang saya bidik, bidding iklan, dll

Lalu setelah oke, saya tinggalkan dan melakukan aktivitas lainnya.

ppcads-campaign-gmsusanto

Jangan salah, tentu saja ada evaluasi dan perbaikan-perbaikan untuk metode promosi yang saya lakukan, tetapi dengan proses autopilot ini, sangat membantu kinerja kita.

Bandingkan jika misalnya Anda atau karyawan Anda yang terus “berteriak” menawarkan produk dan jasa Anda, kalau sehari ada 1-5 orang yang bertanya, bisa jadi masih kuat, tapi bagaimana jika dalam sehari ada 1000 orang?

Dan besoknya naik lagi jadi 2000 orang, belum tentu antara satu sales dengan sales lainnya memiliki kekuatan atau semangat yang sama.

Inilah beberapa aktifitas keseharian saya ketika bekerja di depan komputer:

Saya menghabiskan biaya promosi dengan memasang iklan PPC ads melalui Facebook untuk satu produk, misalnya saja masing-masing $25/day itu artinya kendali biaya pengeluaran ada ditangan saya.

Saya sudah bisa berhitung kira-kira dari dana promosi yang dikeluarkan dalam sehari, berapa tingkat kemungkinan produk tersebut bisa laku terjual.

So, produk yang dijual online sudah ada, metode pemesanan dan pembayaran sudah beres, metode promosi juga sudah oke, ya sudah .. apalagi yang harus dikerjain? kita bisa lanjut aktivitas lainnya 🙂

Bisnis internet inilah yang bisa membuatnya jadi mungkin, setelah website Anda online, sebagian besar prosesnya bisa dijalankan secara autopilot tanpa Anda harus pelototin itu komputer setiap hari 🙂

So, bangga donk kalo hari ini kita sudah punya bisnis internet.

Saya bangga dengan bisnis-bisnis yang saya bangun melalui media internet ini, bagaimana dengan Anda 🙂

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *