4 Aturan Penting Dalam Membuat Website

Bagaimana Cara Membuat Visitor Mau Datang Kembali Ke Situs Anda?

Dalam topik pembahasan tentang model website yang bisa mendatangkan penjualan yaitu model blogging, saya banyak berbicara mengenai tips dan aturan main supaya produk/jasa Anda laku keras.

Maka situs blogging yang memiliki tujuan akhir yaitu terjadinya PENJUALAN dan BRANDING, pastilah harus memiliki ciri-ciri atau aturan yang mendukung ke arah tujuan akhir diatas.

Anda harus bisa merancang website Anda untuk memberikan kemudahan pada pengunjung Anda dalam mengakses informasi di blog Anda.

Namun ada banyak hal-hal sepele yang justru malah menganggu pesan utama yang ingin disampaikan oleh isi situs Anda.

Sekalipun misalnya Anda memiliki produk terbaik – jika tampilan website Anda buruk maka Anda tidak akan dapat menjual satupun produk Anda – bahkan banyak pengunjung situs Anda yang pada akhirnya akan menutup situs web Anda karena bagi mereka itu hanya membuang-buang waktu saja.

Ketika saya sedang berbicara tentang sebuah “unsur website yang baik”, saya tidak hanya berbicara tentang desain grafis.

Sebuah desain website profesional akan mampu menunjukkan bahwa ada banyak komponen yang berkontribusi pada desain website yang baik – seperti misalnya kemudahan akses situs website Anda, tata letak menu/ fitur-fitur website dan tentu saja yang paling sederhana, yaitu desain grafis yang Anda pilih.

Oleh karena itu, saya telah menyoroti beberapa fitur desain situs penjualan yang terburuk yang pernah saya jumpai. Mudah-mudahan, Anda akan dapat membandingkan dan dapat mengambil manfaat yang bagus untuk diterapkan di website penjualan Anda (blog)

1) Latar belakang musik yang cukup menganggu

Kecuali Anda menjalankan situs yang mempromosikan sebuah band, CD atau apapun yang berhubungan dengan musik, saya tidak  akan menyarankan Anda menempatkan musik sebagai latar belakang yang mengiringi seseorang dalam mengakses website Anda.

Ini mungkin terdengar menyenangkan bagi Anda pada awalnya, tetapi bayangkan jika situs blog Anda memiliki ratusan halaman website dan setiap kali pengunjung menelusuri ke halaman lain di situs Anda, musik tersebut selalu terus berputar lagi.

Membosankan!

Jika saya yang menjadi pengunjung situs Anda, saya akan mematikan speaker saya atau meninggalkan situs Anda. Selain itu, memberikan latar belakang audio musik hanya menambah beban saat melihat pengunjung situs Anda – koneksi website Anda ketika diakses pengguna sering dial up atau harus menunggu lebih lama hanya untuk melihat tampilan situs Anda dengan sempurna

2) Ukuran teks yang ngaco dan melelahkan mata

Seperti yang saya katakan, lebih baik Anda memilih untuk memberikan desain website dari grafis murni – pikirkan mengenai kemudahan pengunjung dalam mengakses isi situs Anda.

Anda harus merancang teks tulisan pada situs Anda untuk dapat dibaca dan berukuran cukup yang  memungkinkan pengunjung untuk membacanya tanpa melelahkan mata mereka.

Tidak peduli seberapa baik isi situs atau sales penjualan Anda, jika ukuran teksnya tidak terbaca dengan baik, maka jangan harapkan untuk terjadinya penjualan!

Saya suka malas ketika mengunjungi blog yang ukuran teksnya kecil sekali, sudah begitu dibuat warna-warni, terkadang banyak  iklan yang nda nyambung.

Situs dengan kualitas teks yang seperti itu tidak akan membuat nyaman mata pengunjung

3) Pop up Windows yang berlebihan

Begitu membuka website Anda lalu tiba-tiba muncul pop up windows yang begitu terang-terangan digunakan untuk menampilkan iklan.

Apabila setiap halaman website yang terbuka lalu muncul pop up windows iklan (atau penawaran apapun), menurut saya justru tidak akan menarik perhatian.

Saya akan langsung tutup pop up tersebut bahkan terkadang saya akan tutup websitenya karena benar-benar sangat menganggu.

Jika Anda hanya fokus pada pop up iklan maka saya beritahu bahwa website Anda akan kehilangan fungsinya dan akan dengan mudah ditinggalkan pengunjung.

Ketika Anda ingin website Anda sering dikunjungi visitor maka jangan biarkan beberapa kesalahan kecil diatas bisa mengurangi pesan utama yang ingin Anda sampaikan

4) Jangan menggunakan halaman splash

Halaman splash adalah halaman pertama yang Anda lihat ketika Anda tiba di sebuah website.

Biasanya memiliki gambar yang sangat indah dengan kata-kata seperti “selamat datang (WELCOME)” atau “klik di sini untuk masuk”.

Pada kenyataannya, model seperti itu menurut saya  tanpa tujuan yang nyata. Jangan biarkan pengunjung Anda memiliki alasan untuk klik pada tombol “back” karena terkadang model splash seperti itu membutuhkan loading yang terlalu lama (buat sebagian orang itu hanya membuang-buang waktu saja)

5) Jangan menggunakan iklan banner berlebihan

Saat ini para internet marketer dunia pun mulai mengurangi jumlah tampilan banner iklan di website mereka  sehingga menganggu aktivitas para pengunjung situs Anda yang sedang mencari informasi di blog Anda.

Sebaliknya, sediakan konten yang lebih berharga yang relevan dalam konten Anda, dan biarkan pengunjung Anda merasa bahwa mereka ingin membeli produk/jasa Anda bukan didorong-dorong untuk membeli.

6) Miliki navigasi sederhana dan jelas

Anda harus menyediakan menu navigasi yang sederhana dan sangat mudah dipahami di website Anda, sehingga bahkan jika ada seorang pengunjung pemula pun akan tahu bagaimana cara menggunakannya.

Jauhi menu flash yang rumit atau berbasis multi-tier atau menu dropdown yang berlebihan. Jika pengunjung Anda tidak tahu bagaimana menggunakan fitur-fitur navigasi di situs website Anda, mereka akan langsung meninggalkan website Anda.

Perhatikan blog-blog para IM profesional, rata-rata memiliki menu navigasi sederhana, bukan pada “wah”-nya tapi pada benefitnya/pesan yang ingin disampaikan

Mungkin walaupun tidak sesempurna situs milik IM lain, blog kayadaribisnisinternet.com ini bisa dibilang memiliki syarat-syarat penting yang sesuai dengan apa yang saya tulis hari ini – sederhana namun elegan tanpa membuat pusing pengunjung dengan tampilan-tampilan flash yang berlebihan, apalagi banyaknya iklan banner dan navigasi tanpa arti 🙂

7) Hindari menggunakan audio/video di situs Anda yang terputar secara otomatis

Jika Anda ingin pengunjung situs (blog) Anda betah berlama-lama di situs Anda untuk membaca konten website Anda, pastikan di situs  Anda akan tidak ada perulangan audio/video secara berlebihan apalagi otomatis.

Contoh, setiap kali buka halaman website, selalu saja ada audio player yang terputar otomatis. Ini sangat membosankan!

Jika Anda bersikeras menambahkan audio/video, pastikan mereka memiliki kontrol atas itu – volume atau mute kontrol akan bekerja dengan baik, tetapi jangan buat itu terputar secara otomatis.

Itu sangat mengganggu!

Jika Anda memiliki sebuah website, terkadang Anda sering memikirkan untuk melakukan redesign website (desain ulang total) terhadap tata letak dan tampilan situs web Anda.

Melakukan-Redesign-Website

Jika Anda sedang berpikir demikan, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan

1. Apakah Anda berpikir mendesain ulang website hanya karena ingin saja?

Jika Anda menjawab ya untuk pertanyaan itu, menurut saya, itu menunjukan bukan waktu yang tepat untuk melakukan redesign website

Ingat, ketika Anda melakukan redesign website harus memiliki tujuan tertentu. Jika Anda tidak yakin apakah Anda akan melakukan perombakan situs Anda, lebih baik tunda dulu rencana Anda.

Perlu diingat bahwa desain website Anda saat ini mungkin sudah memiliki ciri khas/keunikan di mata pengunjung dan Anda sendiri bahkan tidak tahu akan hal itu. Bisa jadi justru dengan mengubah total tampilan website Anda justru akan kehilangan pesan dan kesan yang sudah menancap kuat di benak pengunjung

Di sisi lain, jika website Anda memiliki desain website yang sama sejak 10 tahun lalu, bisa jadi sudah saatnya untuk melakukan redesign website.Apalagi jika memang banyak fitur-fitur dan tema yang sudah tidak pernah Anda update karena sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang.

Hal terakhir yang menjadi pertimbangan Anda ketika ingin melakukan redesign website Anda adalah :

1. Jika pengunjung meninggalkan situs Anda tanpa pernah melihat konten yang ada

2. Jika situs Anda tidak memberikan tujuan yang Anda harapkan.

Misalnya tidak terjadi penjualan yang bagus, tidak ada respon dari pengunjung, tidak ada kenaikan jumlah visitor, atau Anda memiliki tujuan kuat untuk membuat branding baru terhadap produk/jasa Anda terbaru saat ini.

Jika ini adalah kasus Anda, silahkan lakukan redesign website Anda.

Hati-hati dalam melakukan redesign website karena bisa jadi website Anda kehilangan identitasnya saat ini atau kemungkinan terburuk adalah pengunjung yang sudah terbiasa datang ke website Anda akan tidak mengenali desain baru Anda pada pandangan pertama.

Sehingga Anda berisiko kehilangan mereka karena mereka pikir mereka mendarat di halaman website yang salah. Oleh karena itu, sangat penting bahwa Anda mempertahankan fitur karakteristik dari layout lama Anda.

Mungkin itu adalah logo dari situs Anda, mungkin itu adalah gaya teks/tulisan Anda baik dari judul dan isi konten dari situs Anda, dll

Untuk bermain aman, Anda bisa buat survei atau jajak pendapat terlebih dahulu di situs Anda dan biarkan pengunjung website Anda yang bicara. Dengan Anda mendengar masukan mereka, Anda bisa lebih bijak dalam menentukan apakah Anda ingin melakukan redesign website Anda atau tidak.

Semoga berguna:)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *