5 Tips Agar Berhasil Memilih Produk Affiliate Marketing

Ketika Anda memilih untuk bergabung dalam sebuah program affiliate marketing maka Anda bisa memulai tanpa harus memiliki produk sendiri.

Menurut saya, titik awal kesuksesan affiliate marketer adalah ketika mereka mau praktek sambil terus belajar mengembangkan teknik-teknik dasar dalam penjualan produk secara online.

Ketika memulai program afiliasi, anda tidak hanya sekedar memilih program yang terbaik. Ada hal-hal tertentu yang harus anda ketahui dengan baik agar anda tidak memboroskan waktu, uang dan tenaga.

1. Mengetahui target pemasaran.

Prinsipnya sederhana temukan target yang tepat untuk produk yang anda tawarkan.

Banyak affiliate marketer membuat kesalahan dengan menawarkan produk pada orang yang memang tidak membutuhkannya.

2. Kenali kualitas produk atau jasa yang anda tawarkan.

Kesalahan lain yang sering dibuat oleh affiliate marketer pemula adalah menulis promosi secara berlebihan/yang tidak sesuai kenyataan.

Anda sebaiknya selalu memeriksa kualitas produk atau jasa yang hendak ditawarkan, hal ini bukan hanya untuk mendukung penjualan dan kredibilitas anda, melainkan juga membantu anda berpromosi karena anda bisa memberikan umpan balik yang lebih terperinci.

Misalnya saja memberikan review produk atau testimoni yang objektif sehingga target market anda bisa memutuskan sendiri apakah dia mau membeli produk yang anda rekomendasikan atau tidak

3. Cari tahu apakah sales letter situs yang Anda promosikan itu efektif atau tidak.

Apakah tingkat konversinya bagus? Coba bayangkan diri anda sebagai pelanggan dan tanya diri anda sendiri: apakah anda akan membeli produk ini?

Selain itu, coba perhatikan dengan baik apakah produk tersebut telah memberikan banyak manfaat positif untuk pembeli, bisa melalui testimoni atau mencari review-review dari orang lain.

 4. Apakah ada metode dan alat promosi?

Ketika Anda ingin mempromosikan produk affiliasi, biasanya situs partner Anda akan menyediakan metode dan alat promosi (affiliate tools) untuk digunakan oleh para affiliate marketer, sehingga mereka bisa mempromosikan produk tersebut dengan mudah.

Semakin banyak alat promosi yang diberikan, semakin besar kesempatan anda menjaring pelanggan.

5. Berapa komisi affiliate pembayaran yang Anda dapat?

Mengetahui jumlah kompensasi yang Anda bisa dapat sangat penting agar Anda tidak membuang waktu Anda dengan imbalan yang tidak sesuai.

Sebaiknya Anda memilih mempromosikan produk affiliasi yang memberikan prosentase komisi minimal 50% untuk produk informasi/produk digital.

6. Berapa banyak lalu lintas pengunjung situs bisnis tersebut?

Perhatikan situs pemilik produk yang akan Anda promosikan, jika posisinya alexa rank ada di bawah 200,000 berarti arus trafik kunjungan yang datang cukup bagus dan tentu saja sudah banyak affiliate yang ikut membantu mempromosikan produk tersebut.

Lakukan penelitian terhadap reputasi pemilik produk yang akan Anda promosikan itu, termasuk jika ada testimonial baik atau buruk di internet.

Jika semua oke, Anda mungkin telah menemukan produk affiliasi yang bisa Anda coba untuk dipromosikan

7. Bagaimana sistem pembayaran komisi affiliatenya?

Ada bisnis yang memberikan kompensasi setiap minggu, sebulan sekali, dsb sehingga Anda harus tahu persis kapan Anda bisa mendapat komisi.

Ketahui juga jumlah minimal komisi yang harus Anda kumpulkan sebelum komisi diberikan.

Ada bisnis yang menuntut akumulasi komisi hingga jumlah tertentu baru membayar, ada juga yang langsung membayar setelah ada penjualan.

8. Apakah produk ini memberi komisi untuk setiap penjualan yang berhasil?

Ada yang hanya memberi komisi jika ada klien yang melihat situs mereka lewat klik di tautan situs Anda, dan tidak akan membayar komisi untuk penjualan yang berhasil jika klien tersebut langsung mengunjungi situs bisnis tersebut.

So, Ada baiknya perhatikan aturan main dan juga kebijakan yang diterapkan di situs tersebut, apa skema kompensasi pembayaran yang ditawarkan di situs tersebut?

Perhatikan benar aturan main dan kebijakan yang diterapkan supaya Anda jangan sampai salah mengerti 🙂

Bagaimana jika saat ini Anda sudah punya produk dan telah membuka layanan affiliate untuk para member Anda?

Atau Anda adalah pemilik produk online?

Ingin meningkatkan omset penjualan tanpa biaya promosi?

Coba Anda tawarkan program affiliate/Reseller di situs Anda.

Affiliate marketing adalah metode yang populer untuk mempromosikan bisnis online dimana Anda bisa meningkatkan omset penjualan produk atau jasa Anda tanpa harus mengeluarkan biaya marketing dalam jumlah besar.

Sebelum Anda merekrut affiliate marketer, pastikan produk yang Anda jual itu menarik, sales letter di situs Anda sangat menjual dan juga Anda dikenal sebagai seorang penjual yang memiliki kredibilitas bagus di mata konsumen.

So, bagi Anda yang sudah memiliki produk dan ingin dibantu dipromosikan oleh affiliate marketer, berikut ini 4 tips sederhana yang saya lakukan :

1. Sediakan alat promosi yang bagus bagi para affiliate marketer Anda, sehingga mereka akan semakin mudah dalam mempromosikan usaha Anda. Tools promosi ini bisa berupa banner, teks iklan, review produk, testimoni, ebook bonus, dsb

2. Berkomunikasilah secara rutin dengan affiliate marketer anda, terutama yang masih baru. Berikan dukungan dan tips berguna agar mereka sukses dalam bisnisnya.

3. Berikan penawaran kompensasi komisi yang tinggi kepada affiliate marketer sehingga mereka akan terus tertarik menjadi partner anda. Untuk produk-produk jasa/download-able, tidak ada salahnya Anda memberikan komisi sampai 50%.

4. Anda harus secara aktif merekrut affiliate marketer baru untuk berjaga-jaga seandainya ada affiliate marketer lama anda yang memutuskan untuk berhenti.

Temukan affiliate marketer baru dengan cara mengiklankan program afiliasi ini lewat situs anda, mendaftarkan program anda di direktori afiliasi atau menghubungi calon affiliate marketer potensial.

Butuh waktu untuk mewujudkannya, namun dengan sedikit usaha, anda dapat meningkatkan penjualan lewat internet ini dengan cara sederhana ini tanpa harus mengeluarkan biaya promosi.

Saya sudah mencobanya, bagaimana dengan Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *